Disdukcapil Prabumulih Sasar Komunitas Disabilitas

Daerah  KAMIS, 27 DESEMBER 2018 , 21:30:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

Disdukcapil Prabumulih Sasar Komunitas Disabilitas
RMOLSumsel. Dinas Kependudukan dan Catatam Sipil (Disdukcapil) Kota Prabumulih lakukan perekaman dengan sistem jemput bola ke kampung-kampung. Perekaman sistem ini dilakukan menindaklanjuti surat Kemendagri sebagai upaya percepatan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP EL) di sejumlah daerah di Indonesia.

Disdukcapil Kota Prabumulih memilih Komunitas Disabilitas yang berada di Jalan Bukit Lebar Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih.

Perekaman dengan sistem jemput bola ini di sambut antusias masyarakat. Tak hanya kalangan disabilitas, masyarakat lainpun yang belum merekam ikut melakukan perekaman.

Kepala Disdukcapil Kota Prabumulih, Amilton mengatakan percepatan perekaman ini dilakukan untuk mendukung kesuksesan pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

"Apabila ada penduduk yang tidak memiliki KTP EL mereka tidak bisa menyalurkan hak suara mereka pada pemilu nanti," Ujar Amilton, Kamis (27/12).

Menurut Amilton, dipilihnya komunitas disabilitas sebagai sasaran perekaman lantaran komunitas ini paling banyak yang belum melakukan merekam. Terbukti saat Pemilihan Walikota Prabumulih beberapa waktu lalu kimunitas ini banyak yang tidak bisa menyalurkan hak suaranya.

"Atas hasil koordinasi dengan KPU dan Bawaslu, kebenaran di Prabumulih ada komunitas itu kenapa tidak kita laksanakan hal itu," ungkapnya. .

Lebih jauh, Amilton menuturkan sudah puluhan warga yang telah melakukan perekaman dikawasan tersebut. Baik penyandang disabilitas maupun warga lainnya.

"Petugas kita masih tetap menunggu disini apabila nanti ada warga lainnya yang akan melakukan perekaman," tuturnya sembari mengatakan bahwa warga disabilitas di Kota Prabumulih mencapai 40 orang.

Amilton menambahkan, dari data yang berhasil diperoleh, perekaman di Sumsel dalam hal ini kota prabumulih saat ini sudah mencapai 94 persen yang artinya Sumsel sudah masuk dalam zona biru.

"Sebelumnya kita masih zona kuning. Sekarang sudah zona biru artinya sudah masuk atau melampaui target nasional," tambahnya. [yip]



Komentar Pembaca
Persiapan Reuni Akbar 212

Persiapan Reuni Akbar 212

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 18:27:00

Diskusi Tolak Ahok

Diskusi Tolak Ahok

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 14:16:00

Anie Baswedan dan Wartawan

Anie Baswedan dan Wartawan

JUM'AT, 22 NOVEMBER 2019 , 20:59:00