Proyek PUPR Bikin Pelanggan Internet Gusar

Daerah  JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 11:47:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Proyek PUPR Bikin Pelanggan Internet Gusar
RMOSumsel. Sebagian warga di Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), yang menjadi pelanggan Telkom Speedy (Indiehome), gusar sejak Kamis (13/12) petang sampai hari ini, Jumat (14/12).

Pasalnya, jaringan internet yang menjadi sarana kerja dan jendela dunia bagi mereka tak bisa diakses sama sekali.

Bagas, salah seorang pelanggan Telkom Indiehome yang kesehariannya tak terlepas dari internet, mengaku pekerjaannya menjadi terhambat gara-gara Speedy di rumahnya tak bisa diakses.

Lampu indikator di modem yang biasanya berwarna hijau, kata dia, berubah menjadi merah berkedap-kedip.

"Saya ini selalu mengirim file ke kantor dengan kapasitas besar. Tapi karena internet tak bisa diakses, saya tak bisa ngirim," katanya.

Pelanggan dari perusahaan juga mengaku terganggu dan mengalami kerugian dengan putusnya internet ini. Seperti halnya dialami PT MIT yang bergerak di bidang telekomunikasi di Baturaja.

"Ya kita terganggu Pak. Karena kita gak bisa lihat vendor portal. Kalaupun mau ngakses, paling kita lihat di hape. Dan jelas ada biaya tambahan," ungkap Riyanto, Kepala Vendor MIT.

Pelanggan berharap, kondisi putusnya internet tidak berlangsung lama.

Apa kata orang Telkom Baturaja? Helen, Customer Care (CsR) Telkom Baturaja,  membenarkan adanya gangguan Internet Speedy di sebagian wilayah Baturaja.

Jaringan Internet Telkom Speedy tak bisa diakses lantaran ada kabel fiber optik yang putus kena proyek galian/ garukan siring di kawasan Air Karang, Jl Tanjung Baru, Baturaja.

"Ada kabel fiber optik kena galian siring di Air Karang, kemarin sore. Yang kena juga kabel induk," ungkap Helen.

Saat ini, menurut Helen, pihaknya tengah mengusahakan perbaikan untuk menyambung kabel itu. Hanya saja, perbaikannya cukup sulit.

"Kita punya kesulitan untuk nyambung fiber optiknya, karena menggunakan serat kaca. Jadi tidak bisa disambung langsung. Harus ada alat yang diganti," bebernya.

Lalu kapan bisa kembali normal? Pihaknya dalam hal ini belum bisa memastikan kapan internet bisa normal.

"Yang jelas secepatnya pak kita perbaiki. Karena yang komplain juga banyak. Kalau ada internet pelanggan yang masih hidup, mungkin yang bersangkutan pake kabel lama. Belum pake fiber optik," jelasnya.

Terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Hilman melalui Kabid Bina Marga Muzaim Aliasnyah membenarkan, kabel fiber optik milik Telkom putus akibat tertarik alat berat yang sedang membuat galian siring.  Hal tersebut bukan disengaja.

Menurutnya,  kedalaman kabel FO tersebut tidak sesuai ketentuan. Kedalamannya semestinya harus 1,5 meter namun kenyataannya hanya 1 meter.

"Kedalamannya tidak sesuai, pihak Telkom akan memperbaiki sendiri kerusakan tersebut," katanya saat dihubungi wartawan via telepon seluler. [ida]

Komentar Pembaca
KPK Mestinya Panggil Tjahjo

KPK Mestinya Panggil Tjahjo

SELASA, 15 JANUARI 2019 , 15:00:00

Rizal Ramli: Kunci Kemenangan Prabowo-Sandi Adalah Militansi
Sampaikan Visi Misi, Jokowi Langgar UU Pemilu?

Sampaikan Visi Misi, Jokowi Langgar UU Pemilu?

SENIN, 14 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00