Gerindra: Makanya Surya Paloh Jangan Sesumbar

Politik  KAMIS, 13 DESEMBER 2018 , 17:45:00 WIB

Gerindra: Makanya Surya Paloh Jangan Sesumbar
RMOLSumsel.  Waketum Partai Gerindra Ferry Juliantono  menanggapi kasus Irvan Rivano Muchtar, kader Partasi Nasdem yang menjadi Bupati Cianjur,  terkena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK). Sebelumnya ada Bupati Malang Rendra Kresna yang juga kader Nasdem terkena OTT KPK.

Sehubungan itu, Ferry meminta Surya Paloh untuk lebih bijaksana dalam memberi pernyataan tentang partainya ke publik.

Makanya buat Pak Surya Paloh jadi orang jangan sesumbar, suka merasa paling bersih, sok benar tapi pada kenyataannya banyak kadernya yang tersangkut korupsi,” ujar Ferry seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (13/12).

Surya Paloh pernah menyatakan jika ada kadernya yang tersangkut korupsi maka akan membubarkan partainya. Lantas kader Demokrat Yan Amarullah Harahap menyebut Surya Paloh berbohong karena Nasdem juga tak kunjung dibubarkan.

Masih segar juga dalam ingatan kita kasus Rio Capella yang baru satu tahun menjadi Anggota DPR akhirnya tersangkut korupsi DAU Sumatera Utara.

Tak hanya itu, sambung Ferry Juliantono, kader Nasdem yang duduk di dalam kabinet seperti Menteri Perdangangan Enggartiasto Lukita juga terus melakukan impor bahan pokok yang akhirnya menyulitkan petani kita.

Partainya selalu ngomong ‘tidak terima mahar, tidak terima mahar', eh kadernya malah impor terus,” selorohnya. [ida]

Komentar Pembaca
KPK Mestinya Panggil Tjahjo

KPK Mestinya Panggil Tjahjo

SELASA, 15 JANUARI 2019 , 15:00:00

Rizal Ramli: Kunci Kemenangan Prabowo-Sandi Adalah Militansi
Sampaikan Visi Misi, Jokowi Langgar UU Pemilu?

Sampaikan Visi Misi, Jokowi Langgar UU Pemilu?

SENIN, 14 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00