Divonis Lebih Ringan, Johannes Takkan Ajukan Banding

Hukum  KAMIS, 13 DESEMBER 2018 , 16:59:00 WIB

Divonis Lebih Ringan, Johannes Takkan Ajukan Banding
RMOLSumsel. Divonis lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum, pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo mengaku menerimanya. Ia takkan ajukan banding untuk vonis majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta atas kasus suap proyek pembangunan PLTU Riau-1.


Majelis hakim yang dipimpin Lucas Prakoso menjatuhkan vonis 2 tahun 8 bulan penjara dan denda Rp 150 juta subsider 3 bulan kurungan kepada Kotjo.

"Seperti saya sampaikan dalam pledoi, saya menerima putusan ini. Saya tidak mau banding," katanya kepada majelis hakim, Kamis (13/12).
 
Kotjo terbukti melakukan suap kepada Eni Maulani Saragih yang ketika itu menjabat wakil ketua Komisi VII DPR RI, dan juga mantan Menteri Sosial Idrus Marham.

Suap senilai Rp 4,7 miliar diberikan pemilik saham Blackgold Natural Resources Ltd. itu terkait pengerjaan proyek pembangunan PLTU Riau-1.

Vonis kepada Kotjo lebih rendah daripada tuntutan yang dimintakan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dalam sidang sebelumnya, Kotjo dituntut 4 tahun penjara dan denda Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan. [ida]


Komentar Pembaca
Hermanto Wijaya Mualaf

Hermanto Wijaya Mualaf

JUM'AT, 03 MEI 2019 , 14:45:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00