Muhammadiyah: Perdebatan Capres Seperti Pembodohan Demokrasi

Politik  KAMIS, 13 DESEMBER 2018 , 16:45:00 WIB

Muhammadiyah: Perdebatan Capres Seperti Pembodohan Demokrasi
RMOLSumsel. Kurang dari 5 bulan menjelang Pemungutan Suara Pilpres 2019, kedua pasangan calon presiden-wakil presiden belum mengangkat persoalan substansial.

"Program kerja yang ditawarkan untuk perbaikan nasib rakyat bahkan belum muncul dan jadi perbincangan," kata Sekretaris Jenderal (PP) Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu'ti.

Ia bahkan menyebut kondisi tahun politik saat ini tidak ubahnya seperti pembodohan demokrasi.

"Ini pembodohan demokrasi," kata dalam diskusi ‘Refleksi Akhir Tahun dan Proyeksi Kerukunan Antar-umat Beragama di Tahun Politik’ di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (13/12).

Semestinya, lanjut dia, kedua pasangan calon bersama tim suksesnya memunculkan ide ataupun gagasan demi kebaikan rakyat, bangsa dan negara. Mereka harus menjabarkan visi dan misi hingga bisa dicerna rakyat.

Sehingga rakyat bisa tahu apa yang akan terjadi di lima tahun ke depan jika pasangan tersebut terpilih.

"Tapi ini malah selama ini perdebatan tidak substansial," tegasya seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL. [ida]

Komentar Pembaca
Jika KPU Tak Netral, People Power Bisa Terwujud
Warga Madura Tawarkan Senjata Untuk La Nyalla

Warga Madura Tawarkan Senjata Untuk La Nyalla

SENIN, 22 APRIL 2019 , 15:00:00

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00