Nasdem: Reuni 212 Cuma Reunian..Tak Substansial

Politik  KAMIS, 06 DESEMBER 2018 , 23:43:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

Nasdem: Reuni 212 Cuma Reunian..Tak Substansial
RMOLSumsel. Irma Suryani Chaniago, Ketua DPP Partai NasDem, menilai wajar pers nasional tak antusias memberitakan Reuni Aksi 212, Minggu (2/12). Sebab menurut dia tak ada hal substansial di kegiatan tersebut.

Irma mengemukakan itu menyikapi kemarahan Capres Prabowo Subianto, karena media mainstream tak memberitakan Reuni Aksi 212 itu. Karenanya Prabowo menuding pers Indonesia merupakan antek asing.

Irma menilai, Reuni Aksi 212 berbeda dengan kampanye yang memiliki substansi untuk diberitakan.

"Kalau cuma reunian kan tidak ada yang substansial untuk diberitakan. Jadi menurut saya wajar kalau ada yang tidak diberitakan," ujar Irma seperti dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (6/12) malam.

Irma justru mempertanyakan alasan Prabowo marah. Padahal menurutnya, Prabowo hanya diundang hadir dalam acara tersebut. Prabowo berhak marah jika ia membiayai semua keperluan acara tersebut.

"Undangan (tamu) kan tidak rugi apa-apa, cuma datang dan tidak keluar biaya. Kecuali undangan yang membiayai semua, wajar marah," ujarnya.

Di sisi lain, Irma juga menyinggung klaim Prabowo yang menyebut peserta Reuni 212 mencapai 11 juta orang. Ia mengaku tidak sepakat dengan jumlah itu lantaran tidak sesuai fakta.

Meski tak menyebut jumlah pasti, Jubir TKN Joko Widodo-Maruf Amin ini berkata penghitungan jumlah massa Reuni 212 bisa dilakukan dengan membagi luas area aksi dengan asumsi luas satu peserta.

"Kan, gampang ngitungnya. Sudah banyak kan yang ahli," ujar Irma.

Irma menambahkan peserta Reuni 212 tidak seluruhnya mendukung Prabowo. Ia berkata ada pendukung Jokowi di dalam Reuni 212 meski mereka tidak mendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Yang hadir juga banyak kok, yang dukung Jokowi juga. Karena kan (ini) reuni. Dulu tidak dukung Ahok bukan berarti tidak dukung Jokowi lho," ujarnya.

Lebih dari itu, ia menegaskan jumlah peserta Reuni 212 sebanyak 11 juta tidak wajar karena setara dengan jumlah penduduk DKI Jakarta. [ida]

Komentar Pembaca
Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

SENIN, 17 DESEMBER 2018 , 17:00:00

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00