Duta Baca SMPN 3 Lais Resmi Dikukuhkan

Daerah  KAMIS, 06 DESEMBER 2018 , 18:35:00 WIB | LAPORAN: RAHMAD RAMLI

Duta Baca SMPN 3 Lais Resmi Dikukuhkan

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Bupati Muba Dodi Reza Alex bupati Muba bangga dengan anak didik Smp negeri 3 lais, yang mampu Teleconference Bersama Guru dan Pelajar SMP Oresundsgymnasiet Landskrona Swedia.
Ini sungguh luarbiasa dengan jaringan Teknologi  Informasi dan telekomunikasi jarak jauh  Smp negeri 3 lais bisa berkomunikasi dengan guru guru dan siswa SMP di swedia sana dan saling berbagi ilmu pengetahuan artinya SMP negeri Kita dikenal dinegara. Lainya di dunia ini.

Ratusan Siswa-Siswi dan Tenaga Pendidik di SMP Negeri 3 Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyambut antusias kedatangan Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin dan Bunda Baca Kabupaten Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza yang hadir bersama FKPD Muba yakni Kapolres Muba, AKBP Andes Purwanti SE MM, Dandim 0401 Muba,Letkol CZI Mulyadi SIP, Perwakilan Pengadilan Negeri Sekayu, Para Asisten, Staf ahli dan Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Muba.

Tidak hanya Siswa-Siswi dan Tenaga Pendidik asal SMPN 3 saja menyambut kedatangan Bupati dan Bunda Baca, dan rombongan ada juga Siswa-Siswi dan Tenaga Pendidik dari beberapa Kecamatan lainnya yakni diantaranya Kecamatan Babat Supat, Keluang, dan Lalan. Rupanya kedatangan orang nomor satu  di Bumi Serasan Sekate ini untuk mengukuhkan Duta Baca Peserta Didik Siswa SMP/sederajat

"Saya selaku kepala daerah paling teleconfrence masalah pemerintahan paling masih dalam negeri saja paling ke menteri atau presiden saja, tapi sekarang anak didik kita SMP 3 Lais bisa teleconfrence ke swedia untuk ini saya minta program program seperti ini baik bagi anak didik dan tenaga pengajar kita pertahankan,"ungkapnya, di sela Pengukuhan Duta Baca Sekolah untuk Tingkat SMP Kecamatan Lais, Kecamatan Keluang, dan Kecamatan Lalan serta Teleconference Bersama Guru dan Pelajar SMP Oresundsgymnasiet Landskrona Swedia, Kamis (6/12/2018) di SMPN 3 Lais.

Selanjutnya Dodi menyampaikan, baginya seluruh jajajaran pemkab pendidikan. No 1 dan komitment terus kita tingkatkan sebagai contoh pada HGN dan Hut PGRI ke 73.

"Saya sampaikan kepada seluruh tenaga pendidika dimuba khususnya menaikan gaji honor tenaga pendidk 80 persen dari gaji sebelunya mereka terima dan honor K2 kita akan pikirkan kepastian dalam pengangkatan kontrak tujuan supaya guru guru lebih sejahtera kedepanya," tegas dia.

Selain kesejateran para guru tentunya sarana dan prasarana sekolah, pihaknya juga akan meningkatkan dan terus mengembangkan secara berkesinambungan sekokah  ada laborotorium bahasa dan sarana prasarana lainnya dan termasuk pembagian seragam sekolah gratis buat anak didik kita baik tingkat SD dan SMP sesuai Kewenangan Kita Tingkat Kabupaten.

"Pada hari Ini merupakan salah satu upaya kita mulai gerakan membaca di kabupaten Musi Banyuasin dan saya instruksikan setiap sekolah dimuba  harus ada duta baca  untuk kemudian mengimbaskan gerakan  budaya membaca ke peserta didik lainnya," ungkap.

Dikatakan, di tengah meningkatnya teknologi digital yang memberikan kemudahan dalam mengakses informasi secara cepat, membaca masih menjadi kebutuhan yang dinomorduakan. "Nah, inilah yang menjadi tugas kita bersama untuk kembali meningkatkan minat dan budaya membaca," urainya.

Dijelaskan, urutan pertama bangsa paling melek huruf dan memiliki kecakapan membaca tertinggi adalah Finlandia. Disusul berikutnya Norwegia, Islandia, Denmark, dan Swedia. Dengan demikian posisi lima besar diisi sepenuhnya oleh negara Nordik maupun Skandinavia.

"Untuk itu, kali ini kita teleconference dengan Sekolah di Swedia, untuk bertukar pikiran dan merumuskan program supaya minat baca di Muba ini tinggi," terangnya.

Ditempat yang sama Bunda Baca Muba Thia Yufada Dodi Reza mengatakan ada sepuluh keuntungan dari membaca.

Pertama, terhindar dari kebodohan. Kedua, bisa meningkatkan konsentrasi. Ketiga, bisa menjadi tahu akan sesuatu hal yang semula belum tahu sama sekali. Keempat, dapat mengembangkan kefasihan bertutur kata. Kelima, dapat mengungkapkan sesuatu secara lisan dengan mudah.

Keenam, dapat mengeksplorasi dan mengembangkan materi yang ingin kita ungkapkan. Ketujuh, dapat mengambil manfaat dari pengalaman orang lain. Kedelapan, bisa membangun negara. Kesembilan, bisa mengetahui kronologi suatu peristiwa. Kesepuluh, bisa menghilangkan stress.

"Dari keuntungan-keuntungan tersebut dapat disimpulkan bahwa membaca itu penting, karena dengan membaca kita dapat memperoleh informasi atau ilmu pengetahuan yang tidak hanya bermanfaat bagi kita namun bagi orang lain pula," jelas mantan presenter Metro TV itu.

Lanjutnya, keberadaan duta baca ini akan juga dibentuk di Sekolah-Sekolah pedesaan. "Jadi, nanti bertahap seluruh Sekolah di Muba ini akan memiliki Duta Baca di masing-masing sekolah. Nah, mereka inilah nantinya punya tugas juga untuk mengajak peserta didik lainnya giat untuk membaca dan juga menulis," tukasnya.

Sementara itu, salah satu murid SMPN 3 Lais kelas X, Sylvia Larasati menyebutkan dirinya sangat termotivasi untuk lebih giat membaca setelah kehadiran Bupati Muba dan Bunda Baca Muba. "Pak Bupati dan Bunda Baca sangat menginspirasi, semoga nantinya kami bisa sukses seperti mereka kedua dan giat untuk membaca," pungkasnya. [irm]



Komentar Pembaca
Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

SENIN, 17 DESEMBER 2018 , 17:00:00

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00