Qatar Keluar dari OPEC..Indonesia Sangat Terdampak

Ekonomi  SELASA, 04 DESEMBER 2018 , 12:59:00 WIB

Qatar Keluar dari OPEC..Indonesia Sangat Terdampak
RMOLSumsel. Keputusan Pemerintah Qatar keluar dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) secara tak langsung  berdampak bagi Indonesia. Ada dampak positif juga membawa efek negatif.

Demikian dikemukakan pengamat minyak yang juga anggota Komisi Energi DPR RI Kurtubi, yang mengatakan bahwa keluarnya Qatar "bisa menjadi kabar baik" bagi Indonesia.

Sebelumnya seperti diberitakan Kantor Berita BBC News Indonesia, Selasa (5/12), Menteri Energi Saad al-Kaabi mengatakan, setelah bergabung di OPEC sejak 1961, Qatar melepas keanggotaaannya sejak 1 Januari 2019.

Menurut Kurtubi,  dampak psikologis kesepakatan kuota OPEC terhadap harga minyak sangat besar.

"Nah sekarang, dengan keluarya Qatar, 'gigi' atau kekuatan OPEC melemah. Bagi Indonesia, ini bagus, karena Indonesia mengimpor lebih dari separuh kebutuhan minyak mentah dan BBM," kata Kurtubi.

Dampak terhadap pembentukan harga minyak dunia, kata Kurtubi, "harga minyak mungkin akan sulit untuk naik drastis dan OPEC relatif akan semakin lemah".

Ia menjelaskan sejarah harga minyak tidak melulu ditentukan oleh faktor supply and demand. Ada juga faktor-faktor politik yang ikut menentukan harga minyak dunia.

"Yang tentu saja kalau harga minyak dunia turun, Indonesia sebagai importir minyak dan gas akan lebih diuntungkan," katanya.

Namun dari sisi investasi minyak dan gas di Indonesia, penurunan harga bukan kabar yang baik.

"Kalau harga turun, investasi eksplorasi dan eksploitasi minyak di Indonesia akan melemah," kata Kurtubi.

Kurtubi juga mengatakan Qatar keluar dari OPEC "lebih didorong oleh perseteruan dengan Saudi".

"Meskipun dari sisi produksi, yang dihasilkan Qatar jauh lebih kecil dari produksi minyak Saudi, tapi keluarnya Qatar dari OPEC memiliki dampak psikologis yang cukup besar," kata Qurtubi.

Beberapa negara tetangga Qatar, dengan dipimpin oleh Saudi, menerapkan blokade ke Qatar sejak 18 bulan lalu.

Saudi dan beberapa negara lain menuduh Qatar mendukung terorisme dan terlalu dekat Iran, tuduhan yang sudah dibantah oleh pemerintah di Doha.  Menteri energi Qatar mengatakan bahwa faktor politik di kawasan tidak menjadi penyebab mundurnya Qatar dari OPEC. [ida]

Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00