Dishub Terus Jaga Kontainer Tidak Masuk Kota

Banyak Pemilik Gudang Masih Ngotot

Ekonomi  SELASA, 20 NOVEMBER 2018 , 16:30:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

RMOLSumsel. Sesuai instruksi Walikota Palembang, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang mulai menerapkan larangan melintas bagi kendaraan angkutan seperti kontainer maupun angkutan barang diatas 8 ton.

Kepada RMOL Sumsel, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Kurniawan menerangkan, sejak diterapkan beberapa hari lalu, seluruh petugasnya dikerahkan untuk menjaga akses yang tidak boleh dilalui angkutan barang bermuatan besar.

"Kita cegat mereka agar tidak masuk. Dimana, kami kerahkan petugas seperti di parameswara dan titik-titik lain agar mereka menggunakan jalur sesuai ketentuan aturan baru," ungkapnya.

Kurniawan menambahkan, sejak dilakukan uji coba, Dishub terus melakukan sosialisasi dan akan memberikan tindakan tegas jika kendaraan-kendaraan tersebut masih memaksakam diri.

Dimana ia memberikan deadline kepada para pemilik gudang selama satu minggu ke depan untuk mengerti imbauan angkutan barang melintas di jalan kota Palembang.

Pasalnya, banyak pemilik gudang masih ngotot menyuruh para drivernya melintas.

"Seperti beberapa hari lalu, kamu masih mendapati sekitar 200 kendaraan melintas di seperti di jalan MP Mangkunegara," ujarnya.

Kurniawan akan terus memastikan tidak ada kendaraan bemuatan besar tersebut tidak melintas didalam kota di jam-jam yang dilarang.

Bahkan, sesuai instruksi Walikota, pihaknya bakal memberikan tindakan tegas untuk kendaraan yang masih nekat lewat jalan protokol yang dilarang.

"Mereka hanya boleh melintas dari pukul 21.00 sampai 06.00 WIB. Jika mereka memaksa, akan kami tahan kendaraannya," tegasnya.

Seperti diketahui, mulai Senin (12/11/18) mulai dilakukan uji coba larangan melintas dalam Kota Palembang bagi angkutan barang bermuatan besar seperti tronton dan puso.

Dimana, mobil angkutan berbadan besar tersebut, dilarang  melintas mulai dari jam 06.00 pagi hingga 21.00.

Saat ini beberapa rambu-rambu baru terkait larangan tersebut, telah dipasang. Dimana, mobil angkutan barang boleh melintas keluar dari Boom Baru melalui Jalan Residen Abdul Rozak pukul 09.00 hingga 15.00, tapi tidak boleh melintas masuk ke dalam kota mulai pukul 06.00 hingga 21.00.

Terkait uji coba tersebut, ada delapan ruas jalan yang tidak diperbolehkan melintas di Jalan Parameswara, Demang Lebar Daun, Basuki Rahmat, R Sukamto, Residen A Rozak, RE Martadinata, Yos Sudarso, dan Jalan Nur Amin. [sri]


Komentar Pembaca
Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00