Kenal Dari Facebook, Bunga Dicabuli

Kriminal  SABTU, 17 NOVEMBER 2018 , 08:59:00 WIB

Kenal Dari Facebook, Bunga Dicabuli

NET

RMOLSumsel. Setelah beberapa hari mengenal pemuda di media sosial Facebook, siswi kelas tiga SMP, sebut saja Bunga (14) di cabuli.

Kami pada Selasa 13 November menerima laporan dari seorang bapak yang mengaku bahwa anaknya disetubuhi oleh lelaki berusia 18 tahun. Inisialnya DE. Sedangkan korban baru masuk usia 14 tahun,” terang Ketua Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kalbar, Eka Nurhayati Ishak.

Dalam keterangan Bunga dan ayahnya, dijelaskan Eka, sebelumnya Bunga diajak teman seumuran berinisial K. Teman Bunga sesama perempuan tersebut mengajaknya secara paksa ke suatu tempat untuk bertemu dengan DE.

Awalnya Bunga yang merupakan bungsu dari dua bersaudara ini sempat menolak. Karena dia canggung dan baru kenal dengan DE.

Namun Bunga akhir menurut saja apa kata teman sekolahnya tersebut. Pertemuan dengan pemuda putus sekolah itu pun terjadi.

Nah, saat bertemu di kawasan Sungai Ambawang, korban diberi makanan oleh pelaku. Tidak lama kemudian korban hilang ingatan dan tertidur. Sadar tak sadar, sekitar jam lima subuh (8 November, red), leher korban penuh dengan tanda merah. Perutnya juga sakit dan mau buang air kecil, terasa pedih,” jelas Eka menerangkan pengakuan Bunga.

Dalam kondisi tak stabil, Bunga hendak dibawa DE ke suatu tempat. Sekitar pukul 11.00 Wib, Bunga terlihat oleh ibunya berbonceng dengan DE di di simpang empat Parit Mayor-Desa Kapur. Ibunya, saat itu juga langsung membawa Bunga pulang ke rumah. "Korban kemudian dibiarkan beberapa jam untuk beristirahat di rumah," terang Eka.

Ketika terbangun, Bunga kemudian menceritakan kepada orangtuanya mengenai cap merah di leher dan tubuhnya serta rasa sakit perut dan perih ketika mau buang air kecil. Reaksi orang tuanya langsung memeriksa korban dan melaporkan ke kepolisian, Unit PPA Polresta Pontianak, pada 8 November,” beber Eka.

Saat ini, menurut Eka, Polresta Pontianak masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Pihak KPPAD pun masih menunggu hasil visum. Untuk pelaku, belum ditangkap,” katanya.

Kondisi Bunga pun disebut Eka, masih belum stabil. Dia menduga, hal itu akibat zat yang terkandung dari makanan yang diberi oleh pelaku. Jadi korban ini, kalau bahasa kita, suka meracau. Tapi soal kejadian dan siapa saja, dia masih ingat. Korban pun masih malu untuk ke sekolah dan keluar rumah,” terangnya.

Hal yang masih diingat betul oleh Bunga adalah, bahwa dia kenalan dengan DE di FB, dua hari sebelum kejadian. Itu pun dipaksa oleh temannya, K.

Eka meminta, kepolisian cepat mengungkap kasus ini. Selain DE, K juga harus diamankan. Karena, K lah yang memaksa Bunga untuk bertemu dengan DE. Sesuai pengakuan Bunga.

Namun, kami menyerahkan sepenuhnya ke kepolisian. Apakah ini bisa dikembangkan mengarah ke K atau tidak. Ini tugas kepolisian. Tugas kami hanya melindungi dan mendampingi serta pengawasan,” ujarnya. [irm]

 

 


Komentar Pembaca
Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

Harga Sawit Turun, Ini Beda Solusi SBY dan Jokowi

SENIN, 17 DESEMBER 2018 , 17:00:00

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00