Penilaian Keberhasilan Camat 2018

Camat AAL Tonjolkan Aplikasi Tanda Tangan Elektronik

PEMKOT PALEMBANG  KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 , 13:40:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Camat AAL Tonjolkan Aplikasi Tanda Tangan Elektronik

Tim Penilai Di Kecamatan AAL/RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL) menjadi peringkat pertama pada Penilaian Kecamatan Tahun 2017 lalu yang diadakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang.

Hari ini, Kamis (15/11/18), tim penilai keberhasilan camat 2018 kembali melakukan penilaian di Kecamatan. Didampingi Ketua Panitia yang juga Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan, Herly Kurniawan, tim penilai yang terdiri dari akademisi dan profesional dibidangnya, berharap ada perubahan dari Kecamatan tersebut.

Dimulai dengan pemaparan, Camat AAL, Sariansyah Ismail mulai menerangkan profil serta tugas dan fungsi Kecamatan. Dan melanjutkan dengan menerangkan beberapa program kerja kecamatan.

"Tahun ini kita mengedepankan pelayanan prima, dan kita terus melakukan pembenahan di berbagai sektor," ungkap pria yang akrab disapa Aan ini dihadapan penilai.

Aan mengatakan, saat ini Kecamatan AAL sedang mengembangkan berbagai aplikasi untuk mempermudah pelayanan perizinan maupun adiministrasi yang diurus masyarakat di Kecamatannya.

Salah satu yang saat ini sudah berjalan adalah, aplikasi tanda tangan elektronik Camat. Dimana, melalui melalui aplikasi tersebut, semua pelayanan dapat selesai dengan standar waktu yang ditetapkan, meski Camat sedang tidak berada ditempat.

"Artinya, aplikasi tandatangan elektronik ini, dapat menjadi pengganti jika saya tidak berada di Palembang. Dimana, akan ada barcode yang sama dengan tanda tangan Camat," ungkapnya.

Lebih lanjut diterangkannya, ada enam layanan yang bisa dilakukan pelayanan tanda tangan elektronik, diantaranya surat domisili perusahaan, surat keterangan usaha, rekomendasi izin daftar usaha pariwisata,  rekomendasi usaha pemotongan hewan, daftar susunan keluarga bagi yang pensiun,  dan surat dipensasi nikah.

"Ini sebagai salah satu langkah kita mengurangi gratifikasi," ulasnya.

Untuk melegalkan hal tersebut, Aan mengaku jika program ini sudah disertifikasi dari siber dan sandi negara.

"Kedepan kita berharap ini jadi aplikasi yang dapat mempermudah dan mempersingkat waktu pelayanan perizinan jika saya sedang berada diluar kota," tandasnya.[rik]

Komentar Pembaca