Tembok Pembatas Sekolah Telan Dua Korban

Peristiwa  KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 , 12:44:00 WIB

Tembok Pembatas Sekolah Telan Dua Korban

Ilustrasi

RMOLSumsel. Tembok pembatas sekolah menelan korban. peristiwa terjadi di samping pagar masuk (SDN) 141 di Jalan Tengku Bey Simpang Jalan Abidin, Kelurahan Air Dingin sekitar pukul 06.45 WIB.

Akibat kejadian itu dua siswa meninggal dunia dan lima unit sepeda motor remuk.

Menurut Erlin Sihite, 35, seorang ibu rumah tangga (IRT) atau salah seorang orang tua dari korban yang tertimpa bangunan pagar mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada saat mengantarkan anaknya ke sekolah.

Tidak beberapa lama kemudian tepatnya di tempat kejadian perkara (TKP), pagar samping di TKP ambruk sehingga menimpa dan menghimpit orang-orang di pinggiran pagar.

Melihat peristiwa itu, dia langsung berteriak dan meminta pertolongan kepada warga sekitar, kemudian warga bersama-sama mengevakuasi korban. Para korban dibawa ke rumah sakit," jelasnya.

Tampak ceceran darah di tengah jalan tempat ambruknya tembok, di lokasi aparat kepolisian juga telah melakukan garis polisi line. Senada juga yang disampaikan salah seorang warga bernama Andi, 25, ia mengatakan setelah peristiwa tersebut terjadi para korban langsung dibawa ke rumah sakit.

"Yang meninggal anak SMA. Dia perempuan saat mengantar adiknya. Satu lagi anak SD saat berbonceng sama orangtuanya," jelasnya.

Waktu itu, sebelumnya korban yang meninggal dunia pertama kalinya diketahui bernama Yanita Oktavizoly, 17. Warga Jalan Abidin, Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru.

Tidak beberapa lama kemudian sekitar pukul 09.30 WIB, di RS Syafira korban bernama William Maleakhi, siswa kelas 1B SDN 141 Pekanbaru, Warga Jalan Pinang Perumahan Griya Tika Pasir Putih Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, menghembuskan napas terakhir.

Hal itu disampaikan Ketua Komite Sekolah Dasar 141 H M Rostami. Dijelaskannya adapun identitas korban bernama William Maleaki, umur 7 tahun.

"Dia anak didik kami, kami dapat informasi dia meninggal sekitar pukul 09.30 WIB di RS Syafira," jelasnya.

Menurut Andi salah seorang warga, tembok tersebut sebelumnya telah miring ke arah Jalan, warga sekitar juga telah menempelkan kertas berupa imbauan hati-hati saat melintas.

"Sudah satu bulan seperti ini, namun tidak diperbaiki," jelasnya. [irm]

Komentar Pembaca
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Sudah 4 Hari, Api Belum Bisa Dipadamkan

Sudah 4 Hari, Api Belum Bisa Dipadamkan

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 19:11:44

Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00