Penataan Kota Wisata Tanpa Penggusuran

Budaya  SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 18:20:00 WIB | LAPORAN: EDWINSYAH SATRIA

Penataan Kota Wisata Tanpa Penggusuran

Sosialisasi Tanjung Enim Kota Tujuan Wisata/RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Penataan Tanjung Enim sebagai kota wisata tidak ada penggusuran maupun relokasi rumah warga. Soalnya yang ditata hanya lingkungannya saja agar terlihat lebih indah dan rapi.

Penegasan itu disampaikan Camat Lawang Kidul, Rachmad Noviar, saat melakukan sosialisasi Tanjung Enim sebagai kota tujuan wisata di Sumsel, Selasa (6/11). Acara yang berlangsung di kamar bola PT BA itu diikuti para Ketua RT, RW dan lurah di wilayah Kecamatan Lawang Kidul.

Ada informasi yang telah sampai kepada pimpinan kita mengatakan bahwa penataan Tanjung Enim sebagai kota wisata akan melakukan penggusuran pemukiman warga. Saya telah mengklarifikasinya dan menjelaskan bahwa tidak ada penggusuran maupun relokasi,” jelas Noviar.

Rencana Tanjung Enim sebagai kota wisata sudah menjadi kesepakatan antara Pemkab Muara Enim dan PT BA. Ada beberapa titik pembangunan yang segera dilakukan guna menunjang terwujudnya Tanjung Enim sebagai kota wisata.

Untuk tahap awal, lanjutnya, wilayah pemukiman yang akan ditata yakni Pasar Bawah, pembenahan kearah pasar II dan pedagang pasar buah yang ada di terminal pasar baru. Mereka akan disiapkan tempat dengan panataan yang indah di daerah eks terminal Perhubungan pasar bawah.

Jadi saya mohon bantuan para RT, RW dan lurah untuk mensosialisasikan penataan lingkungan ini kepada masyarakat guna terwujudnya Tanjung Enim sebagai kota wisata,” pintanya.

Sosialisasi sangat perlu dilakukan guna melihat sejauh mana kesiapan masyarakat menyambut Tanjung Enim sebagai kota wisata.

Sementara itu, Ketua Tim Tanjung Enim kota wisata, Budi Lesmono, mengatakan, esensi rencana Tanjung Enim kota wisata untuk memberikan peluang usaha bagi masyarakat Tanjung Enim dan sekitarnya guna meningkatkan perekonomiannya.

Saat ini kita sedang menggodok master plant Tanjung Enim kota wisata tersebut,” jelasnya. Tanjung Enim kota wisata nantinya dibuat terintegrasi dengan sejumlah objek wisata yang ada di Muara Enim seperti air terjun bedegung maupun air terjun napal carik di Desa Pagar Dewa, Tanjung Agung.

Konsep Tanjung Enim kota wisata, lanjutnya nanti akan dikembangkan  kebudayaan kesenian local, kuliner local maupun kearipan local lainnya. Kemudian nanti dibuat juga museum tambang batubara, kebun buah di lokasi pasca tambang, taman hutan  pendidikan,  ruang terbuka hijau, jogging track yang sudah dibangun serta penataan wilayah.[rik]

Komentar Pembaca

SENIN, 14 JANUARI 2019

Peninggalan Rasulullah SAW Dipamerkan di Medan
Melangitkan Doa

Melangitkan Doa

MINGGU, 06 JANUARI 2019

Bermedsos..Prajurit TNI Wajib Jaga Ini..
Tahun Baru Disambut dengan Doa dan Dzikir
Di Beranda 2019

Di Beranda 2019

SENIN, 31 DESEMBER 2018

KPK Mestinya Panggil Tjahjo

KPK Mestinya Panggil Tjahjo

SELASA, 15 JANUARI 2019 , 15:00:00

Rizal Ramli: Kunci Kemenangan Prabowo-Sandi Adalah Militansi
Sampaikan Visi Misi, Jokowi Langgar UU Pemilu?

Sampaikan Visi Misi, Jokowi Langgar UU Pemilu?

SENIN, 14 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00