Tidak Pernah Capai Target, Walikota Harusnya Evaluasi DLHK

Politik  JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 20:20:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Tidak Pernah Capai Target, Walikota Harusnya Evaluasi DLHK

Ilustrasi/net

RMOLSumsel. Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang, mempersoalkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi sampah yang dikelola oleh, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Palembang.

Dimana, anggota Fraksi PDIP, Misobah HM Sahil, mempertanyakan capaian PAD retribusi sampah yang tidak pernah capai target.

"Kami minta Walikota dan Wakil Walikota dapat menegur kepala DLHK dan meminta mereka bisa bekerja lebih maksimal dan optimal dalam menggali potensi retribusi sampah," imbuhnya, Jumat (2/11).

Misobah melihat, selama ini DLHK tidak pernah mencapai target yang ditentukan. Padahal, hasil dari PAD tersebut untuk pembangunan daerah. Artinya semua untuk kepentingan rakyat. Misalnya pembangunan jalan, drainase dan lainya.

"Kami lihat, DLHK Palembang tidak optimal. Kami minta optimalkan retribusi sampah, sehingga target bisa tercapai," tuturnya.

Atas dasar itu, ia meminta kepada Walikota Palembang, bisa segera melakukan evaluasi terhadap kinerja DLHK Palembang .

Harusnya, kata Misobah, DLHK Palembang bisa melakukan inovasi untuk memenuhi dan mencapai target tersebut. Misalnya dengan jemput bola kelapangan dan mensosialisasikan bahwa, ada retribusi sampah yang harus dibayar.

"Tentu kami harapkan ada evaluasi, tempatkan pejabat yang memang mampu dibidangnya masing-masing. Jangan sampai menghambat pembangunan akibat target tak pernah tercapai. Inovasi itu perlu ada, jangan hanya tunggu perintah,"imbuhnya.

Menyikapi hal itu, Kepala DLHK Palembang Faizal AR, membenarkan, jika sampai November 2018 target sampah sebesar Rp 5 miliar lebih baru tercapai Rp 4 miliaran.

Dia mengaku mengalami kesulitan untuk menagih retribusi pada masyarakat atau perorangan.

"Itu masukan buat kami. Untuk target, 2017 tercapai 90 persen dari target Rp 5 miliar," tandasnya.[sri]






Komentar Pembaca
Fahri Menduga-duga Alasan Presiden Setujui Revisi
Terbukti Revisi Perkuat KPK, Menkumham Lega..
Revisi UU KPK Disahkan!

Revisi UU KPK Disahkan!

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019

KPK Garap Anak Buah Mendag

KPK Garap Anak Buah Mendag

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019

Karhutla, Visi SDM Unggul Jokowi Cuma Mimpi
RUU KPK Tinggal Disahkan di Paripurna

RUU KPK Tinggal Disahkan di Paripurna

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019

Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00