Cantik Dari Dalam Juga Perlu

Lifestyle  JUM'AT, 02 NOVEMBER 2018 , 12:36:00 WIB

Cantik Dari Dalam Juga Perlu

Cantik/NET

RMOLSumsel. Rasanya tak asing lagi, jika kaum hawa melakukan perawatan kecantikan. Karena, memiliki wajah yang cantik juga merupakan aset, berbagai cara dilakukan untuk tampil sempurna. Namun, bagi mereka yang sangat konsen dengan kecantikan ini, cantik tidak hanya dilihat dari tampilan luar, melainkan dari dalamnya juga.

Untuk bagian dalam tubuh bisa melakukan beberapa cara sederhana, seperti menjaga pola makan, rutin berolahraga, tidak merokok dan cukup istirahat. Cara tersebut dipercaya menjauhkan Anda dari berbagai macam penyakit.

Seiring berjalannya waktu, menjaga kecantikan organ tubuh dalam dapat dilakukan beberapa perawatan stemcell agar tubuh terhindar dari beberapa jenis penyakit. Pemilik klinik Derma Pro Dr. Tan Yuanita Agustina mengatakan, perawatan stemcell adalah salah satu cara untuk memperbaiki struktur kulit atau sebagai terapi pendukung untuk beberapa penyakit.

"Ibaratnya, kalau white cell untuk yang maunya awet muda. Jadi, hanya ke kulit saja yang dirawat. Sedangkan, stemcell tingkatannya untuk organ dalam. Seperti, sebagai pendukung terapi penyakit jantung, paru-paru dan ginjal," kata Tan Yuanita ditemui di kliniknya, beberapa waktu lalu.

Menurut dr Tan, perawatan stemcell tidak semudah melakukan perawatan tubuh atau wajah pada umumnya, harus melewati beberapa tahapan. Tahapan awal adalah berkonsultasi dengan ahli atau dokter. Selanjutnya, dokter akan mengambil sampel darah si pasien dan mengirimkan darah tersebut langsung ke Jerman.

"Sekarang, tingkatannya organ dalam. Seperti melakukan konsultasi (dengan dokter) dan hasil tes darahnya dibawa ke Jerman. Lalu, juga bisa untuk pasien yang lebih berat seperti mengalami penyakit parkinson. Nanti, dilihat dulu riwayatnya dan baru diterapi," ujarnya.

Lanjut dr Tan, untuk melakukan perawatan Stemcell tersebut, Anda harus benar-benar menjalani pola hidup sehat sejak dini. "Buat pasien yang sehat, kalau mau ikut terapi stemcell bisa setahun sekali treatment-nya. Tapi, kalau gaya hidupnya dari awal sudah jelek, seperti suka mengonsumsi minuman beralkohol, merokok, mungkin dia (pasien) bisa butuh 1 tahun 2 kali terapi," tandasnya. [irm]

Komentar Pembaca
SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

JAPFA Bantu Korban Banjir

JAPFA Bantu Korban Banjir

SELASA, 25 JUNI 2019 , 11:30:00