Gelar Karnaval..Pemkot Prabumulih Tuai Kritik

Daerah  SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 11:37:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

Gelar Karnaval..Pemkot Prabumulih Tuai Kritik
RMOLSumsel. Karnaval Perayaan HUT Ke-17 Kota Prabumulih disambut antusias warga. Puluhan ribu penonton memadati Jalan Jenderal Sudirman mulai dari kawasan bawah Kemang,  Kelurahan Prabumulih  hingga Simpang Prabujaya,  Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur.

Meski banyak disambut baik warga, tak sedikit pula yang mengkritik perhelatan tersebut. Pasalnya, ribuan pelajar dan umum rela meninggalkan shalat lantaran waktunya dihabiskan untuk mengikuti karnaval.

Pelajar sendiri mulai melakukan persiapan sejak pukul 03.00 WIB dan pelaksanaan karnaval berakhir pada pukul 19.00 WIB.

Bahkan, tokoh agama Ustadz Munzir Damiri sebelumnya telah mengimbau para orangtua agar anak mereka tidak meninggalkan shalat demi karnaval.

"Jangan tinggalke shalat Subuh. Lebih baik keno dendo ketimbang anak kito idak shalat," ujarnya saat menyampaikan ceramah di Masjid Nurul Hudah beberapa waktu lalu.

Selain itu, Ustadz Munzir mengingatkan para orangtua agar anak-anak mereka tidak mengenakan busana yang membuka aurat,  untuk menghindari dosa besar.

"Jangan pakaian terbuka aurat. Karena satu helai rambut saja terbuka,  itu hukumannya 5000 tahun.  Apalagi seluruh badan. Jangan tersohor nama anak, kita jual auratnya sepanjang jalan sampai Prabujaya. Itu berapa puluh ribu pasang mata yang melihatnya," ungkap Uztad.

Untu itu, kata Ustadz Munzir, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Prabumulih. Mereka akan menyarankan agar para pelajar mengenakan busana tertutup.

"Nanti kami sarankan ke Pemerintah. Nanti dosalah," terangnya, Selasa (23/10).

Senada diungkapkan Ketua DPD Partai Keadikan Sejahtera (PKS) Kota Prabumulih H Adhy Chandra. Agar tidak menguras banyak waktu yang berakibat pada lalainya ibadah, Adhy menyarankan agar Pemerintah membatasi jarak tempuh karnaval.

"Sehingga acara bisa selesai pukul 12 siang. Waktu ibadah pun tidak terbuang percuma di jalan," tambahnya. [ida]

Komentar Pembaca
Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

#KataRakyat: Semangat Nyoblos Karena...

#KataRakyat: Semangat Nyoblos Karena...

RABU, 17 APRIL 2019 , 17:00:00