Gerindra Minta KPK Larang James Riady Ke Luar Negeri

Politik  SABTU, 20 OKTOBER 2018 , 11:31:00 WIB

Gerindra Minta KPK Larang James Riady Ke Luar Negeri

net

RMOLSumsel. CEO Lippo Group, James Riady diminta untuk tidak keluar negeri karena terkait saksi di kasus suap terkait pengurusan sejumlah izin proyek Meikarta, Bekasi, Jawa Barat (Jabar). Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam pernyataannya kepada JPNN, Arief juga mendesak lembaga antirasuah itu juga segera mengajukan surat cekal ke pihak Imigrasi untuk James Riady. KPK menurutnya harus bergerak cepat karena sudah melakukan penggeledahan di rumah yang bersangkutan.

"Jangan ada keistimewaan antara kasus Meikarta dengan kasus reklamasi pantai Jakarta. KPK harus juga melakukan pencekalan terhadap James Riady. Sebab sangat dimungkinkan dia bisa meninggalkan Indonesia," ucap Arief, Jumat (19/10).

Bila itu yang terjadi, lanjutnya, maka akan sulit bagi lembaga pimpinan Agus Raharjo itu jika nantinya ingin meminta keterangannya. Terlebih, sangat dimungkinan James Riady juga memegang greecard dari negara di mana bisnis Lippo beroperasi, seperti Hongkong dan Singapura.

"Sangat tidak mungkin kalau petinggi-petinggi proyek Meikarta yang melakukan suap pada bupati Kabupaten Bekasi dan para pegawainya, tak diketahui dan atas izin James Riady sebagai owner dari Lippo Group yang mengelola proyek Meikarta," jelas Arief.

Dia juga menyebutkan, dengan terbongkarnya konspirasi bisnis kotor dalam perizinan lahan proyek Meikarta, maka sudah seharusnya lahan proyek tersebut dikembalikan sesuai peruntukan lahan awal yang menurutnya bukan untuk hunian.

Selain itu, dana setoran DP para konsumen pembeli properti Meikarta harus dikembalikan oleh LIPPO.

"KPK jangan ragu membongkar kasus ini, terutama harus berani melakukan cekal terhadap James Riady. KPK jangan segan-segan. Saya jamin Kang Mas Joko Widodo juga akan mendukung langkah KPK," tandasnya. [rhd]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 19:00:00

Ma

Ma"ruf Amin Dilaporkan Ke Bawaslu

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Terduga Pembantai Keluarga Nainggolan Ditangkap

Terduga Pembantai Keluarga Nainggolan Ditangkap

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00