Masih Ada Usaha Panti Pijat Belum Kantongi Izin

Sosial  JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 20:16:00 WIB | LAPORAN: ANDI SYAHRIAL

RMOLSumsel. Meskipun saat ini Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) Kabupaten Lahat telah mencatat ada sebayak 6 izin keberadaan usaha panti pijat. Kenyataannya, masih adanya usaha jasa itu yag belum terdata.
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP) Kabupaten Lahat, Ali Afandi melalui Kabid Energi dan Promosi Usaha, Damhari, Jumat (19/10) mengungkapkan, ada satu usaha panti pijat di Desa Lebuay Bandung, Kecamatan Merapi yang belum mengantongi izin.

"Rencana sudah mau kita tertibkan bersama tim pemerintah daerah karena menggangu masyarakat sekitar. Tapi masih ditunda, dikoordinasikan dulu ke dinsos mau dikemanakan orang dan usahanya jika sudah digusur nanti," urainya.

Damhari menjelaskan, saat ini pihaknya mencatat ada 6 yang telah mengantongi izin operasional. "Sementara yang diketahui ada enam, yang lain sudah tutup," sampainya.

Sebelum akan menyurati, terkait usaha dagang maupun usaha jasa yang belum memiliki izin operasional itu. Pihaknya akan melakukan pendataan terlebih dahulu.

"Jika masih ada pelaku usaha yang membandel kita lakukan penertiban bersama tim pemerintah daerah," tuturnya.

Sementara, sudah mulai banyak usaha baik perdagangan maupun jasa, selain harus memiliki izin bangunan, pelaku usaha harus memiliki izin usaha.

"Izin bangunan dan izin usahanya terpisah. Kalau bangunannya sewa, melampirkan surat kontrak, bahwa yang bersangkutan bukan pemilik bangunan," tambah Kabid Pembangunan Kesehatan Pendidikan, Bastoni.[sri]


Komentar Pembaca
Jika KPU Tak Netral, People Power Bisa Terwujud
Warga Madura Tawarkan Senjata Untuk La Nyalla

Warga Madura Tawarkan Senjata Untuk La Nyalla

SENIN, 22 APRIL 2019 , 15:00:00

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00