Kemendagri Jamin KPU Bebas Akses Data DPT

Ragam  JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 10:11:00 WIB

Kemendagri Jamin KPU Bebas Akses Data DPT

net

RMOLSumsel. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menjamin transparansi data 31 juta nama penduduk yang belum masuk daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019. Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh memastikan data itu bisa diakses oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kemendagri malah memberikan password (kata sandi, red) kepada KPU sebagai pintu hak akses. Jadi tidak ada perpindahan data melalui CD, hard disk dan lainnya," ujar Zudan di Jakarta, Kamis (18/10).

Menurut Zudan, hak akses tak hanya diberikan pada KPU pusat. Sebab, password juga diberikan kepada 514 KPU kabupaten/kota dan 31 KPU provinsi dan KPU RI.

Dengan password tersebut, kata Zudan, KPU bebas membuka data Dukcapil kapan pun membutuhkannya. Dengan demikian KPU tak perlu meminta data menurut nama dan alamat, tapi sudah bisa mengaksesnya secara bebas.

"Setiap data penduduk yang ada dalam database kependudukan Kemendagri pasti bisa diakses. Kan data ada, tinggal ketik NIK, bisa dibuka. Ketik nama, ketik tanggal lahir, elemen data penduduk kan banyak. Gunakanlah password, username yang diberikan ke KPU secara optimal, pasti data pemilih DPT bisa lebih akurat," katanya seperti diberitakan JPNN.

Guru besar ilmu administrasi negara itu menambahkan, Kemendagri tidak bisa memberikan data kependudukan dalam bentuk cakram padat (CD), hard disk dan bentuk lainnya, karena diatur sangat tegas dalam Undang-Undang Nomor 24/2013 tentang Administrasi Kependudukan. Pasal 79 UU itu menegaskan, data perseorangan harus dijaga kerahasiaannya dan dilindungi.

"Jadi sangat jelas,  UU Adminduk menekankan tidak boleh memberikan data by name by address kecuali ada perintah undang-undang. Kalau by name by addres itu bisa dibuka dengan hak akses, sehingga  tidak ada perpindahan data melalui CD, hard disk dan lainnya," kata Zudan.

Sebelumnya, sejumlah petinggi parpol pendukung pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga S Uno mendatangi KPU, Rabu (17/10) guna mempertanyakan 31 juta data penduduk yang belum masuk DPT Pemilu 2019. Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, menyebut ada surat edaran Kemendagri yang melarang penyelenggara pemilu mengakses data kependudukan.

Alasannya karena masih rahasia. Kalau KPU saja tidak bisa buka, bagaimana kami. Ini misterius," kata Muzani. [rhd]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

BENANG MERAH (EPS.162): Pilpres Atau Adu Jangkrik?

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 19:00:00

Ma

Ma"ruf Amin Dilaporkan Ke Bawaslu

JUM'AT, 16 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Terduga Pembantai Keluarga Nainggolan Ditangkap

Terduga Pembantai Keluarga Nainggolan Ditangkap

KAMIS, 15 NOVEMBER 2018 , 15:00:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00