Media Dilarang Terima Iklan Kampanye

Sosial  JUM'AT, 12 OKTOBER 2018 , 15:33:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Media Dilarang Terima Iklan Kampanye

net

RMOLSumsel. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengingatkan pada segenap pimpian media, baik cetak, elektronik maupun online, untuk tidak menerima iklan kampanye.

Himbauan tersebut disampaikan Bawaslu kepada Pimpinan Media Cetak/ Media Online melalui surat bernomor 159/ BAWASLU PROV.SS-10/ PM.01.01/ X/ 2018.

Salah satu pihak yang telah menerima surat himbauan tertanggal 4 Oktober 2018 dimaksud adalah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Ada banyak dasar dan aturan-aturan yang disebutkan Bawaslu dalam suratnya, perihal mengapa media dilarang menerima iklan kampanye.

Salah satunya, beputusan bersama antara Bawaslu, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dan Dewan Pers, tentang gugus tugas pengawasan dan pemantauan pemberitaan, penyiaran dan iklan Kampanye Pemilihan Umum 2019.

Berdasarkan hal-hal tersebut diataslah, para pimpinan media untuk dapat mentaati aturan terkait iklan kampanye, dengan tidak menerima iklan kampanye.

Sebelumnya, Komisioner KPU OKU Divisi SDM dan Parmas, Yudi Risandi, mengatakan semua kegiatan kampanye sudah terjadwal. Sehingga diharapkan semua Bacaleg harus mentaati jadwal kampanye pun juga dengan peraturan pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

Dimana tanggal 23 September hingga 13 April, setiap partai diperbolehkan memasang APK. KPU sendiri yang memfasilitasi baleho 4x6 serta spanduk berukuran 1,5 x 4.

Untuk media sosial partai sudah bisa melakukan kampanye termasuk setiap Bacaleg.

"Nah sementara media massa baik itu cetak dan online akan diberikan waktu kampanye mulai 24 Maret hingga 13 April 2019. Jika ada salah satu calon melanggar ketentuan yang telah disosialisasikan oleh KPU maka bisa-bisa seorang Bacaleg digugurkan pencalonannya," tegas Yudi. [rhd]



Komentar Pembaca
Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00