Caleg Nasdem Menang di Sidang Adjudikasi

Politik  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 20:59:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Caleg Nasdem Menang di Sidang Adjudikasi

Nasdem/NET

RMOLSumsel. Bakal calon anggota DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) asal Partai Nasdem, Epri Yannedi, yang menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat lantaran namanya dicoret dari Daftar Calon Tetap (DCT), menang dalam sidang Adjudikasi yang digelar Bawaslu OKU,  tempo hari (10/10).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) OKU dalam putusan No: 001/PS/06.13/IX/2018 yang dibacakan ketua majelis sidang, Anggi Yumarta didampingi anggota Dewantara Jaya dan Yeyen Andrizal memutuskan empat hal.

Pertama mengabulkan permohonan pemohon. Kedua membatalkan keputusan KPU OKU No : 287/PL/01.4-BA/160/KPU-Kab/IX/2018 tentang penetapan DCT calon anggota DPRD sepanjang tidak menetapkan pemohon  di dalamnya.

Tiga memerintahkan termohon untuk memasukkan pemohon dalam DCT dari Partai Nasdem daerah pemilihan (Dapil) 4 sepanjang memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundang-undangan.

Lalu keempat memerintahkan termohon untuk melaksanakan putusan ini selambat-lambatnya tiga hari sejak putusan dibacakan.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai NasDem, Rakhmat Saleh mengatakan, inilah proses pelaksanaan pemilu yang mereka lalui, ketika ada permasalahan di salah satu caleg NasDem.

"Undang-undang memberikan ruang untuk kita melakukan gugatan. Peluang ini kami ambil untuk menggugat KPU ke Bawaslu. Setelah melalui proses hari ini diputuskan Partai NasDem menang, dan Bawaslu perintahkan KPU untuk memasukkan saudara Efri Yannedi kembali ke DCT,” katanya.

Rakhmat menjelaskan sebenarnya bukan masalah menang atau tidak, tapi keadilan sebagai peserta pemilu sudah didapat. Partai NasDem OKU juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang baik kepada Bawaslu, KPU dan pengacara Partai NasDem, Heriyanto Umar, SH MH.

Masalah nomor urut saudara Efri yang saat DCS berada di nomor 3 dan saat DCT hilang, kata Rakhmat, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KPU.

"Hanya saja sekadar saran, agar tidak terjadi komplain dari caleg yang berada di urutan berikutnya, kami harap saudara Efri ini diletakkan di nomor urut terakhir.
Yang pasti, kedepan khusus di dapil 4, kami akan konsolidasikan lagi para caleg nya. Sebab setelah masuk di DCS, terus hilang di DCT, kemudian masuk lagi, sempat menyebabkan terganggunya proses sosialisasi caleg ke masyarakat,” katanya.

Di lain pihak, Ketua KPU OKU Naning Wijaya mengatakan, setelah adanya putusan adjudikasi penyelesaian sengketa proses pemilu yang dilakukan Bawaslu OKU, pihaknya akan segera melaksanakan putusan tersebut.

Kami akan melaksanakan putusan Bawaslu tersebut. Kami akan melakukan koordinasi dengan KPU Sumsel terkait putusan Bawaslu OKU tersebut,” jelas Naning.

Yang jelas kata Naning mereka meyakini apa yang dilakukan sudah benar.
"Mereka sudah melakukan tugas dan fungsi sesuai dengan UU No 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu dan PKPU No 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan. Hal ini sudah kita sampaikan ke Bawaslu OKU. Yang jelas apapun keputusan Bawaslu akan kita laksanakan,” jelasnya.

Diketahui, sesuai yang tertuang dalam berita acara KPU Kab OKU No 287/PL/01.4-BA/1601/KPU-Kab/IX/2018 tentang Penetapan DCT Anggota DPRD pada Pemilu 2019, atas dasar ini lah pemohon mengajukan permohonan penyelesaian sengketa proses pemilu. [sri]

Komentar Pembaca
Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00