Rumah MBR Wajib Ditempati, Jika Tidak Subsidi Dicabut

Laporan: Nur

Ekonomi  KAMIS, 11 OKTOBER 2018 , 09:32:00 WIB

Rumah MBR Wajib Ditempati, Jika Tidak Subsidi Dicabut

Ilustrasi/Net

RMOLSumsel. Beberapa Bank penyalur kredit kepemilikan rumah (KPR) akhir-akhir ini gencar melakukan survey dan sidak pada sejumlah rumah tapak yang dibeli nasabahnya. Spakah sudah tepat sasaran atau belum, sebab banyak rumah yang dibeli nyatannya tidak ditempati atau terbengkalai.

Ada pula rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) justru disalahgunakan dikontrakkan kembali karena tidak ditempati atau malah sudah di over kreditkan kembali tanpa sepengatahuan bank penjamin kredit.

Pada Ajang REI Expo 2018, H Sabhki selaku Head of Consumer Load Bank BTN Palembang, Rabu (10/10) mengatakan, KPR rumah MBR harus ditempati tidak boleh dikontrakkan apalagi dijual kembali tanpa sepengetahuan bank tempat nasabah mencicil, jika kedapatan rumah tersebut tidak dihuni atau disewakan kembali maka bunga KPR subsidi akan dicabut dan diganti menjadi KPR komersil.

"Hal ini sesuai dengan perjanjian saat akad bahwa rumah harus ditempati dan juga prosedur KPR disetujui karena dianggap sesuai syarat belum memiliki rumah," ujarnya.

Dikatakan Sabhki bahwa KPR rumah MBR yang kreditnya dijamin BTN tercatat 10 persen tidak ditempati. Hal ini lantaran pembeli rumah ada wanita single yang belum menikah saat membeli rumah sehingga masih ikut orang tua atau jika sudah menikah ikut suami sehingga rumah tersebut tidak ditempati. Sementara itu sisannya adalah milik anggota TNI/Polri. Dengan alasan tidak ditempati karena selalu berpindah tugas sehingga tidak bisa menetap

"Khusus bagi TNI/Polri tidak masalah jika rumahnnya tidak ditempati ini diperbolehkan dan ada aturannya tapi masyarakat sipil wajib ditempati jika membeli rumah MBR subsidi," tegasnya.

Kalau bunga KPR subsidi dicabut menjadi KPR rumah komersil maka angsurannya bisa naik hingga Rp 300 ribuan.

"Karena saat ini bank menetepakan bunga KPR komersil 7,25 persen dengan promo berapa tahun pertama, sisannya akan mengikuti kebijakan dan kenaikan suku bunga acuan," tambah Sabhki.[rik]

Komentar Pembaca
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Jokowi-Ma

Jokowi-Ma"ruf Diduga Curi Start Kampanye

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00