Kunjungan ke Museum Perlu Ditingkatkan

Budaya  RABU, 10 OKTOBER 2018 , 20:48:00 WIB

Kunjungan ke Museum Perlu Ditingkatkan
RMOLSumsel. Rendahnya tingkat kunjungan ke museum-museum mendorong berbagai upaya. Sebab angka kunjungan ke museum perlu ditingkatkan di tengah perkembangan teknologi digital.
Sebab hanya dengan begitu, museum mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan yang lebih sering dikunjungi generasi milenial.

Atas alasan itu, mantan Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo mengatakan bahwa museum harus menjadi lembaga profit, sehinga memperoleh pemasukan dan dapat membiayai kegiatan operasionalnya.

Dengan begitu museum mampu terus menyesuaikan dengan perkembangan era digital saat ini,” ujarnya usai menjadi keynote speaker Rapat Koordinasi Pengelolaan Museum Untuk Generasi Milenial di Jakarta seperti diberitakan Kantor Berita RMOL, Rabu (10/10).

Menurut Indroyono, museum-museum di Indonesia saat ini harus memperhatikan generasi milenial yang saat ini menjadi salah satu potential market untuk sektor pariwisata.

Generasi milenial ini memiliki minat untuk melakukan eksplorasi dan travelling dan mereka juga pintar, memiliki jaringan, dan juga aktif menggunakan media sosial.

Indroyono mengungkapkan, beberapa museum di Indonesia sudah memberikan contoh perubahan supaya dapat menarik minat generasi milenial. Salah satunya Museum Modern and Contemporary Art of Nusantara (Macan) yang galerinya sangat menarik generasi milenial dan bahkan digunakan untuk melakukan selfie hingga harus antre.

Padahal untuk tiketnya tergolong mahal, yaitu Rp 100 ribu. Ada juga Museum Angkut di Malang yang sangat menarik kunjungan milenial,” tegasnya.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) memiliki perhatian yang sangat dalam terhadap pengelolaan museum di Indonesia.

Menurut Asisten Deputi Warisan Budaya Kemenko PMK Pamuji Lestari. Museum bukan hanya milik generasi zaman dahulu, tetapi juga milik generasi sekarang dan juga generasi masa depan.

Generasi milenial yang cinta dengan museum merupakan cerminan dari implementasi revolusi mental sehingga warisan kebudayaan asli Indonesia dapat semakin dilestarikan dan juga menguatkan jati diri dan karakter bangsa” jelas Tari.

Selain itu, menurut Tari, Kemenko PMK terus mendorong implementasi gerakan cinta museum.

Sesuai fungsi PMK, kita mendorong adanya edaran untuk gerakan cinta museum. Edaran ini penting karena dengan edaran ini, gerakan cinta museum dapat dengan lebih masif bergerak dan juga menciptakan multiplier effect baik untuk guru, siswa, dan juga museumnya,” tukasnya. [ida]

Komentar Pembaca
The Journey of Mobil Pustaka Pintar

The Journey of Mobil Pustaka Pintar

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019

Putra Kiai Ma’ruf Tebar Puisi..

Putra Kiai Ma’ruf Tebar Puisi..

SELASA, 19 FEBRUARI 2019

Indonesia Masuk 10 Destinasi Wisata Terbaik Dunia
Inilah Asal Nama Kelenteng

Inilah Asal Nama Kelenteng

SELASA, 05 FEBRUARI 2019

Walikota Minta Rawat Keberagaman

Walikota Minta Rawat Keberagaman

SELASA, 05 FEBRUARI 2019

Tradisi Fungshen di Tahun Baru Imlek

Tradisi Fungshen di Tahun Baru Imlek

SENIN, 04 FEBRUARI 2019

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

RABU, 20 FEBRUARI 2019 , 21:41:00

Unicorn Bukan Yunikon

Unicorn Bukan Yunikon

RABU, 20 FEBRUARI 2019 , 17:00:00

Nada Dari Nadi Dhani

Nada Dari Nadi Dhani

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

Melayat Eka Tjipta di Rumah Duka

Melayat Eka Tjipta di Rumah Duka

SENIN, 28 JANUARI 2019 , 08:43:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

IBADAH IMLEK

IBADAH IMLEK

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 , 13:10:00