Kepala SMPN 3 Ini Memilh Mundur Ketimbang Nyaleg

PEMKOT PALEMBANG  SELASA, 25 SEPTEMBER 2018 , 22:24:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Kepala SMPN 3 Ini Memilh Mundur Ketimbang  Nyaleg
RMOLSumsel. Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Palembang, M Ansyori, lebih memilih mundur sebagai calon anggota legislatif, ketimbang harus melepaskan statusnya sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) atau Aparatur Sipil Negarta (ASN).

"Menjadi calon anggota legislatif (caleg) ini bukan pilihan saya," jelas Ansyori, saat dibincangi RMOL Sumsel, Selasa (25/9/18).

Ia menceritakan, pencalonannya sebagai caleg dari Partai Partai Perindo, adalah coba-coba. Karena, pada tanggal 1 April 2019, dirinya pensiun sebagai ASN.

"Nyaleg ini cuma coba-coba, karena sebelumnya saya sudah konsultasi dengan salah satu staff di BKD (BK-PSDM) bernama pak Alan dan Citra, katanya coba-cobalah karena saya sudah memasuki masa persiapan pensiun, dan katanya SK (Surat Keputusan) pensiun saya tinggal cetak di Jakarta," terangnya.

Meski begitu, Ansyori mengaku jika terlepas dari semuanya terkait persoalan tersebut, merupakan kelalaian dirinya, akibat tidak mengetahui aturan secara jelas.

"Saya pensiun tanggal 1 April, dan pemilihan legislatif tanggal 29 April. KPU juga bilang pada tanggal 29 April kami tunggu SK pensiunnya terbit, jadi saya coba-coba dan tidak tau jika ada masalah seperti ini, karena saya tidak mengerti. Tapi saya tidak menyalahkan siapapun, dan ini adalah kelalaian saya," ungkapnya.

Ansyori mengaku, atas kejadian tersebut, telah membuat surat pengunduran diri sebagai caleg dan mengundurkan diri sebagai anggota partai sesuai dengan pilihan yang diberikan Kepala BK-PSDM Kota Palembang, Ratu Dewa saat dipanggil Senin kemarin.

"Saya diberikan dua pilihan, katanya mau nyaleg atau tetap jadi PNS. Tentu saja saya menjawab tetap menjadi PNS, karena PNS adalah pekerjaan pasti, sedangkan nyaleg masih menerawang, dan itu saya tidak mau. Ibarat kata, mengharapkan burung terbang tinggi, punai ditangan dilepaskan," ulasnya.

Lebih lanjut disampaikannya, dirinya tidak pernah menyesal karena gagal maju sebagai caleg. Karena memang sejak awal pilihannya adalah tetap menjadi PNS.

"Nyaleg ini buka karena saya banyak duit. Karena maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang ini, adalah pilihan utama serta pensiun adalah harapan masa depan, karena mulai dari berobat, sekolah gratis semua. Jadi lebih baik saya tinggalkan caleg," ujarnya.

Sesuai perintah Kepala BK-PSDM, dirinya diminta untuk membuat surat permohonan pengunduran diri sebagai caleg dan keluar sebagai anggota partai.

"Kalo memang aturannya seperti itu, ya sudah saya mundur," tandasnya.[sri]









Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00