Penumpang Gelap Pemilu Angkat Isu Kebangkitan PKI-HTI

Politik  SELASA, 25 SEPTEMBER 2018 , 09:59:00 WIB

Penumpang Gelap Pemilu Angkat Isu Kebangkitan PKI-HTI
RMOLSumsel. Di tahun politik ini, seluruh rakyat Indonesia diimbau untuk selalu waspada. Sebab ada pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan dengan menyebar berbagai isu. Di antaranya isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan Hizbut Tahri Indonesia (HTI).

"Saya mau katakan, tidak hanya di pilpres, dalam dinamika politik penumpang gelap adalah sesuatu yang tak tertolak dan tak ternafikkan,” kata pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing seperti dikutip dari JPNN, Selasa (25/9)

Menurut pengajar di Universitas Pelita Harapan ini, penumpang gelap kemungkinan tidak hanya berbentuk isu atau agenda, namun juga berbentuk sosok.

Bahkan, bisa kolaborasi antara keduanya yaitu orang atau kelompok dan isu sekaligus. Misalnya, isu PKI dan HTI yang masif dihembuskan di media sosial belakangan ini.

Emrus khawatir, jika dua kubu di pilpres tak saling membela ketika ada satu kubu yang dikaitkan dengan PKI dan HTI, maka penumpang gelap bakal menyusup semakin jauh.

"Saya kira penting kedua pasangan capres dan cawapres saling membela ketika pesaingnya diserang isu hoaks atau kabar bohong dan ujaran kebencian," ucapnya.

Pandangan senada juga dikemukakan pengamat intelijen Nuruddin Lazuardi. Menurutnya, keberadaan penumpang gelap sudah tertulis dalam sejarah intelijen dan sejarah kenegaraan di belahan dunia mana pun.

Penumpang gelap ini selalu menumpang pada event-event besar di berbagai negara. Baik itu event politik, ekonomi dan budaya,” ucapnya.

Nuruddin mencontohkan isu PKI, setiap tahun pada September isu tersebut selalu mengemuka. Karena itu, sulit diterima akal jika disebut muncul dengan sendirinya. Diprediksi ada kelompok tertentu yang memang selalu memainkan isu tersebut.

Menghadapi kondisi yang ada, Nuruddin menilai, aparat perlu bersikap tegas. Jika tidak, akan sangat menganggu jalannya Pemilu 2019. [ida]

Komentar Pembaca
Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00