DPRD Cek PAW Lompat Partai, PKB: Ada Yang Ingin Ngulur Waktu

Politik  KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 11:35:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

DPRD Cek PAW Lompat Partai, PKB: Ada Yang Ingin Ngulur Waktu

net

RMOLSumsel. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Komering Ulu (OKU) telah memproses usulan Pergantian Antar Waktu (PAW), empat dari lima anggota DPRD setempat yang lompat partai pada Pileg 2019 mendatang.

Usulan PAW dari Sekretariat DPRD yang meminta KPU menetapkan nama pengganti atas anggota dewan yang diusulkan PAW, itu sudah diserahkan ke DPRD.

Artinya, 'bola' PAW ini sekarang berada di DPRD yang tinggal digelindingkan saja ke gubernur melalui bupati untuk mendapatkan SK resminya.

Hanya saja, DPRD setempat akan melakukan kroscek dan verifikasi terlebih dahulu ke partai masing-masing sebelum disetorkan ke Gubernur.

Nah, hal ini membuat partai politik (Parpol) yang di dalamnya ada legislator yang akan di PAW, menjadi bingung.

"Ya seharusnya DPRD segera memproses itu. Kalau mereka mau kroscek, kapan lagi waktunya? Apalagi saat ini dewan sedang sibuk bahas APBD-P. Dan lagian, mereka itu (DPRD) kan, dibatasi waktu untuk memproses PAW ke Gubernur," ujar Wakil Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) OKU, Radius Susanto.

Dia pun kembali bertanya, akan kemana DPRD mau kroscek data yang diberikan KPU itu.

"Kalau mereka mau kroscek ke partai, ke tingkat apa? Apakah di OKU ini tidak ada perwakilan partainya? Kalau mau berangkat ke pusat, apa memungkinkan? Lagian, sekarang ini kan mereka sedang sibuk," ulasnya.

Dan kroscek itu juga, lanjut Radius, artinya juga sama saja meragukan data yang disampaikan KPU setempat.

"DCS yang sudah diumumkan dan DCT yang akan ditetapkan KPU nanti, artinya diragukan juga. Padahal KPU sudah berpegang dengan surat pengunduran diri," imbuhnya.

Secara hukum, ketika seseorang daftar caleg dari partai lain, sudah jelas mereka mundur dengan sendirinya secara sadar, karena disertai dengan surat pengunduran diri.

"PAW ini dalam situasi khusus, lantaran yang bersangkutan lompat partai. Artinya, bukan partai yang berhentikan. Sudah jelas," tegasnya.

Radius tak heran jika ada pihak yang menuding ada upaya mengulur waktu agar PAW tidak segera terjadi. "Ya bisa jadi ada upaya mengulur waktu," tandasnya. [rhd]

Komentar Pembaca
Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Politik15 Januari 2019 18:12

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat