Dian Cs Tampil di Peragaan Busana Amerika Serikat

Seleb  SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 , 17:40:00 WIB | LAPORAN: ROSYIDAH ROZALI

Dian Cs Tampil di Peragaan Busana Amerika Serikat
RMOLSumsel. Enam disainer Indonesia akan tampil di Peragaan Busana Muslim Internasional: Contemporary Muslim Fashions Exhibition di  De Young Museum, Fine Arts Museum of San Francisco, AS mulai 22 September  2018 hingga  Januari 2019.

Keenam disainer itu masing-masing Dian Pelangi, Itang Yunasz, Khanaan Shamlan, Rani Hatta, Reina Lewis, dan IKYK.

"Tampilnya kami di pameran tersebut merupakan prestasi para desainer dan semua pihak yang terkait, bukan hanya kami," kata Dian Pelangi  kepada pers di Jakarta, Senin (17/9).

Keenam desainer ini akan bertolak ke Amerika Serikat  besok, Selasa (18/9) sore.

Menurut Dian, Contemporary Muslim Fashions adalah pameran mode muslim pertama yang mengeksplorasi gaya berpakaian wanita muslim yang kompleks dan beragam dari seluruh dunia, baik mereka yang mengenakan hijab sebagai penutup kepala, maupun mereka yang tidak.

Hal itulah yang telah menarik perhatian media massa di seluruh dunia terhadap kehidupan muslim kontemporer.

Selain koleksi busana dari para desainer modest fashion, pameran ini juga akan menampilkan footage video dari sosial media para peminat fashion yang menggambarkan bahwa modest fashion menjadi topik pembicaraan yang viral di sosial media.

Pameran ini dikurasi  Jill D'Alessandro, Laura L Camerlengo dan Reina Lewis, Profesor Studi Budaya di London College of Fashion sebagai konsultan kurator.

Setelah Museum de Young, pameran Contemporary Muslim Fashions akan kembali digelar di Museum Frankfurt Angewandte Kunst pada 2019.

Dalam pameran ini Dian akan menampilkan tiga koleksi rancangannya.
Selain koleksi dari label baru Dian Pelangi, KRAMA,  dua koleksi lainnya adalah karya Haute Couture "Eredita Srivijayaā€¯ untuk Torino Modest Fashion Week, dan koleksi ketiga yang akan ditampilkan adalah koleksi ALURREALlST yang telah diperagakan pada
New York Fashion Week 2017.

Sementara Khanan Shamlan menampilkan koleksi Identity (spring summe 2016) dan koleksi Ashur (spring -summer 2015). Desain motif ini terinspirasi dari motif batik tradisional.

Sedangkan Itang Yunasz menampilkan 3 koleksi  yang mengusung tema Tribalux Sumba. Melalui koleksi ini, Itang menunjukkan kecintaannaya pada pesona kecantikan dan keindahan Sumba, NTT.

Tak hanya menampilkan koleksi rancangannya, koleksi
Dian Pelangi  iuga mendapat kehormatan untuk diperagakan dalam fashion show pada rangkaian acara pembukaan pameran.

Dian  Pelangi juga didapuk untuk berbicara mengenai karya-karya nya dalam sesi tanya jawab bersama kurator museum Jill D'Alessandro pada pembukaan resmi pameran Contemporary Muslim Fashions.

Laura L Camerlengo, Kurator Asosiasi Seni Kostum dan Tekstil dari Fine Arts Museum of San Francisco menjelaskan menjelaskan wanita Muslim telah menjadi pengadopsi awal dari setiap aplikasi media sosial sejak kemunculannya.

Bagi banyak pengguna modest wear, mode tidak hanya berfungsi sebagai media untuk berbagi gaya pribadi mereka. tetapi juga untuk berdiskusi seputar keagamaan kontemporer dan ketidakadilan sosial. [ida]

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00