Demokrat Yakinkan, 80 Persen Arus Bawah Dukung Prabowo

Politik  JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018 , 13:34:00 WIB

Demokrat Yakinkan, 80 Persen Arus Bawah Dukung Prabowo

net

RMOLSumsel. Partai Demokrat tidak akan memberikan sanksi apapun kepada pengurus kadernya yang membelok. Justru sebaliknya DPD Partai Demokrat semakin semangat untuk menjelaskan mengapa mereka memilih Prabowo ketimbang Jokowi.

Bahkan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Syarief Hasan memastikan partainya solid mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Menurut Syarief, dukungan PD kepada Prabowo-Sandi datang dari arus bawah.

Syarief menjelaskan, PD memang memutuskan mendukung Prabowo-Sandi pada last minutes pendaftaran pasangan calon 10 Agustus 2018. Berbeda dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang sudah lebih dulu melakukan sosialisasi untuk mendukung Prabowo-Sandi.

Dia menjelaskan, awalnya PD memutuskan akan bergabung pada 24 Juli 2018 setelah Prabowo bertandang ke kediaman Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Setelah itu, ada hubungan timbal balik untuk mendalami kerja sama.

Lantas pada 29-30 Juli, confirmed PD merapat ke koalisi secara nonformal. Formalnya adalah 10 Agustus. Sekarang ini 13 September, jadi belum sebulan,” kata Syarief dalam diskusi Isu Dua Kaki Demokrat Ganggu Parpol Koalisi?” di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (13/9).

Dia menyatakan sebelum resmi memutuskan bergabung mendukung Prabowo 10 Agustus 2018 itu, SBY sudah menginstruksikan kepada seluruh ketua DPD PD seluruh Indonesia melakukan survei internal kepada semua kader.

Survei meminta pandangan apakah PD harus mendukung Joko Widodo (Jokowi) atau Prabowo. Jadi kami betul-betul dari bawah dan murni tidak ada pengondisian dulu,” katanya seperti diberitakan JPNN.

Dia mengatakan, dari hasil survei yang dikumpulkan dari 34 DPD provinsi se Indonesia, hasilnya 80 persen memilih Prabowo. Sisanya, memilih Jokowi.

Urutannya Jawa Timur paling tinggi, kemudian Papua, NTT, Bali, Sulawesi Utara itu hanya puluhan saja. Jadi, ada itu seluruh Indonesia,” katanya.

Menurut Syarief, pihaknya tidak akan memecat mereka yang memberikan pandangan PD harus mendukung Jokowi. Justru, kata Syarief, hal ini menjadi kewajiban DPP PD untuk meyakinkan agar memilih Prabowo dengan berbagai alasan.

Karena mereka mungkin belum tahu apa dan kenapa. Mereka hanya dihadapkan kepada dua opsi mau milih Jokowi atau Prabowo,” ujarnya.

Jadi, Syarief menegaskan PD akan mengusahakan yang 20 persen itu mendukung Prabowo-Sandi, terlebih lagi masih ada waktu kurang lebih enam bulan sebelum Pilpres 2019.

Dalam mengevaluasi suatu kesimpulan berdasar data statistik, kalau satu, dua, tiga itu juga dieliminir atau dianggap tidak ada karena tak berpengaruh signifikan,” katanya.

Lebih lanjut Syarief mengatakan PD memprioritaskan menang di pileg dan memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019. Menurut dia, dua hal ini sama-sama menjadi prioritas.

Mana yang lebih utama? Dua-duanya (pileg dan pilpres) yang utama. Sama dengan langkah kaki kiri dan kanan mana yang utama? Tidak ada yang lebih utama, dua-duanya berfungsi, dua-duanya berfungsi,” katanya. [rhd]



Komentar Pembaca
Pecat Anak Buah Surya Paloh!

Pecat Anak Buah Surya Paloh!

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00