Mengawali 1440 Hijriyah..Ini Imbauan MUI

On The Spot  SELASA, 11 SEPTEMBER 2018 , 07:38:00 WIB

Mengawali 1440 Hijriyah..Ini Imbauan MUI
RMOLSumsel. Hari ini, Selasa (11/9), sudah merupakan tanggal 1 Muharram 1440 Hijriyah, Tahun Baru bagi Umat Islam. Moment ini harus disikapi dengan penuh keimanan, ketakwaan dan keikhlasan.

Demikian imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) seperti disampaikan Wakil Ketua Umum Zainut Tauhid Saa'di dalam pernyataan tertulis yang dikutip dari JPNN. Ia mengingatkan agar umat Islam senantiasa mengharap ridha Allah SWT dalam suasana hati yang sejuk, tenang, dan damai.

"Kami berharap semoga di tahun 1440 Hijriah ini bisa meningkatkan amal kebajikan agar bisa memberikan kemanfaatan sebesar-besarnya bagi umat manusia, bangsa dan negara," katanya.

MUI juga menyerukan kepada kaum Muslim untuk mengembangkan sikap toleransi (tasamuh), keseimbangan (tawazun), dan bersikap adil (i'tidal) dalam menjalankan ajaran agama.

Ini agar tidak terjebak pada pertentangan dan perselisihan sempit (furuiyyat) dalam menjalankan ajaran agama, demi mewujudkan persaudaraan Islam (ukhuwah Islamiyyah) dan persatuan umat (wihdatul ummah)

MUI, lanjut Zainut, mengajak kepada seluruh komponen bangsa untuk mengembangkan wawasan kebinekaan sejati, menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun, harmonis, saling menghormati, mencintai dan menolong dalam semangat persaudaraan kebangsaan (ukhuwah wathaniyyah).

"Di tahun politik sekarang ini semua pihak khususnya elit politik hendaknya bisa menahan diri dalam mengekspresikan politiknya termasuk dalam menyampaikan pernyataan pendapat agar tidak membuat suasana semakin panas, tegang dan penuh dengan kecurigaan," ujarnya.

Dia melanjutkan, perbedaan pilihan tidak harus diwarnai dengan saling menjelekkan dan memfitnah, menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian.

Karena hal tersebut selain tidak memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat juga menimbulkan gesekan dan retaknya bangunan kebangsaan.

MUI meminta umat jadikanlah perbedaan aspirasi politik sebagai rahmat untuk saling menghormati dan memuliakan agar ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah tetap terpelihara.

MUI juga mengingatkan kepada para penyelenggara negara, bahwa tujuan dibentuknya NKRI adalah untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Tujuan yang luhur tersebut, menurut pandangan kami belum sepenuhnya dirasakan seluruh rakyat Indonesia. Untuk itu, kepada pemerintah harus lebih sungguh-sungguh bekerja dan berpihak kepada kepentingan rakyat kecil sehingga kesenjangan dan ketidakadilan dapat segera diatasi," bebernya.

MUI mengajak kepada seluruh bangsa Indonesia agar menjadikan Tahun Baru Islam 1440 Hijriah sebagai tahun kepedulian sosial terhadap sesama.

Untuk hal itu, MUI mengimbau kepada para dermawan (aghniya), pengusaha baik BUMN maupun swasta untuk menggalang solidaritas nasional dalam rangka meringankan beban penderitaan saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah khususnya di Lombok Nusa Tenggara Barat.

Hal tersebut tambah Zainut, sebagai bentuk refleksi dari nilai-nilai kemanusiaan, kasih sayang, kepedulian dan saling menolong antarsesama dalam kebajikan dan ketakwaan untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang adil, bahagia, sejahtera lahir dan batin. [ida]

Komentar Pembaca
Pecat Anak Buah Surya Paloh!

Pecat Anak Buah Surya Paloh!

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

Golkar Pecah, Sebagian Dukung Prabowo-Sandi

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

BENANG MERAH (EPS.156): Menanti Hasil Perburuan SBY

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00