Semangat Zero Halinar di Penjara Baturaja "Makan Korban"

Daerah  RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 15:28:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Semangat Zero Halinar di Penjara Baturaja

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Pihak Rumah Tahanan Negara (Rutan) Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) benar-benar serius dalam melaksanakan zero Handphone, Pungli, dan Narkoba (Halinar) di lingkungan penjara itu.

Memang tidak mudah!. Tapi upaya penguatan yang dioptimalkan langsung oleh Kepala Rutan Baturaja, Herdianto, yang diteruskan kepada para petugas dan pegawai di lingkungan Rutan, berhasil mengikis mental "miring" para personil di lembaga tersebut.

Tak hanya itu, komitmen zero Halinar yang tegas diterapkan dalam penjara, ini rupanya sudah "makan korban" dari kalangan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) itu sendiri.

Salah satu penyebabnya karena masuk dalam satu unsur yang disebut diatas (Halinar,red). Dimana ada penghuni Rutan yang nekat menggunakan dan menyimpan handphone (HP).

Alhasil, hak-hak WBP yang kedapatan melanggar ketentuan ini, terpaksa dicabut. Bukan hanya hak yang dicabut, ada juga WBP yang masuk sel setrap bahkan sudah ada yang dipindahkan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) lain.

"Sudah ada yang kita pindahkan ke UPT lain karena kedapatan menyimpan HP. Tanggal 9 Agustus lalu, tujuh orang kita pindahkan ke Muaradua. Sebelumnya, kita juga kirim enam orang ke Prabu. Sampai nangis orang tuanya minta tidak dipindah. Tapi tindakan ini harus kita tegakkan," tegas Herdianto dibincangi rmolsumsel di Rutan Baturaja, Rabu (15/8).

WBP dan pembezuk, sambung Herdianto, harus menjalankan komitmen tersebut. Termasuk kalangan pegawai Rutan. "Kalau ada pegawai Rutan yang nekat membiarkan bahkan menerima pungli pun, tak akan saya kasih ampun. Beritahu saya," tegasnya.

Kendati larangan itu tegas diterapkan, Rutan Baturaja tetap memberi waktu dan kesempatan bagi WBP yang ingin berkomunikasi dengan keluarga.

"Solusinya, kita sudah siapkan Wartel PAS. WBP yang mau menggunakan sarana telekomunikasi itu digilir per kamar. Waktunya diberikan 10 menit. Batasnya sampai jam 16.00 wib. Karena jam segitu sudah waktunya masuk kamar waktu sore," paparnya.

Tentu saja, komunikasi dimaksud tetap dalam pantauan pihaknya. "Jam berapa dia nelpon, kemudian menghubungi siapa dll, kita catat," demikian Herdianto.[rik]

Komentar Pembaca
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00