Dukungan Ahok Takkan Cederai Jokowi-Kiai Ma'ruf

Politik  SENIN, 13 AGUSTUS 2018 , 15:57:00 WIB

Dukungan Ahok Takkan Cederai Jokowi-Kiai Ma'ruf
RMOLSumsel. Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah menyatakan siap untuk membantu kampanye Pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. Namun beberapa pihak khawatir, dukungan Ahok jadi bumerang bagi Jokowi-Kiai Ma'ruf.

Kekhawatiran tersebut ditepis oleh pengamat politik Ujang Komarudin. Menurutnya, dukungan Ahok itu akan memantik para pendukungnya untuk memilih pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

 Sosok Jokowi diyakini dapat mempersatukan Ahok dan para pendukung dengan Kiai Ma'ruf, yang dulu pernah mengeluarkan fatwa penista agama terkait kasus Surat Al-Maidah 51.

"Ahok dan Ahoker bisa saja memilih Jokowi-Ma'ruf karena faktor Jokowi lah, Ahok mendukung Jokowi-Ma'ruf. Jokowi ingin menyatukan para Ahoker dengan kekuatan NU dan itu wajar," jelasnya seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/8).

Ditekankan Ujang, barisan Ahoker yang mayoritas non muslim bakal terus mendukung Jokowi, sebagaimana mereka mendukung Ahok pada Pilkada DKI 2017.

"Non muslim tak akan golput, akan solid mendukung Jokowi-Ma'ruf. Bagi mereka memenangkan Jokowi-Ma'ruf adalah keniscayaan, dan itu sangat wajar. Dalam demokrasi, setiap warga negara memiliki hak yang sama dalam memilih capres dan cawapresnya," paparnya.

Begitu juga bagi Umat Islam. Mereka diyakini tak akan menjauh dari barisan pendukung jika Kiai Ma'ruf mengakomodir Ahok.

"Umat Islam dalam setiap pemilu sudah biasa berbeda pendapat, dan perbedaan pendapat dan pilihan adalah sunatullah. Bagi pemilih muslim akan terbagi ke dua kubu, bisa saja yang berlatar belakang NU ke Jokowi-Ma'ruf dan umat Islam dalam barisan yang lain ke Prabowo-Sandi," bebernya.

Namun demikian, Ujang tidak menampik ada kelompok muslim yang sedari awal anti terhadap Ahok akan semakin menjauh dari barisan pendukung Kiai Ma'ruf.

"Kelompok anti Ahok kebanyakan tidak segaris dengan Kiai Ma'ruf. Sudah berjarak dan akan selalu berjarak jika Ma'ruf mengakomodir Ahok," pungkas Ujang yang juga direktur eksekutif Indonesia Political Review (IPR). [ida]

Komentar Pembaca
Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Celoteh Jokowi Tidak Ada Kebakaran Hutan Faktanya Nol Besar
JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

JOKOWI TERUJI BERPENGALAMAN DALAM HAL KEGAGALAN

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19

Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00