Jokowi - Ma'ruf Kalah Telak Lawan Prabowo - Sandi

Politik  SABTU, 11 AGUSTUS 2018 , 12:27:00 WIB | LAPORAN: DEDE SUHEN

Jokowi - Ma'ruf Kalah Telak Lawan Prabowo - Sandi

RMOLSumsel

RMOLSumsel. Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 hanya ada dua calon saja yang maju yakni Joko Widodo (Jokowi) berpasangan dengan Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiago Uno.

Nah, pasca dilakukannya deklarasi pasangan calon oleh kedua kubu yang bertarung. Polking atau vote telah banyak dilakukan baik oleh masyarakat maupun grup sosial media sebuah acara ditelevisi swasta nasional.

Tak ketinggalan, sejumlah survei berupa vote Presiden dan Wakil Presiden pilihan masyarakat di sosial media facebook dan aplikasi whatsapp pun banyak bertebaran. Adapun salah satu vote yang beredar di masyarakat Prabumulih adalah vote melalui aplikasi strawpoll.com.

Vote dukungan dengan judul "siapa Presiden dan Wakil Presiden pilihan anda jika pemilu dilakukan hari ini ??" tersebut dibuat melalui aplikasi strawpoll.com pada Kamis (9/8).

Hingga hari ini sudah ada sekitar 18.754 vote yang masuk. Dimana, dari hasil vote menunjukkan pasangan Prabowo-Sandi unggul jauh dari pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Pasangan Prabowo-Sandi mendapatkan 75,51 persen atau sekitar 14.162 vote. Sementara pasangan Jokowi-Ma'ruf hanya 24,49 persen atau sekitar 4.592 vote.

Sementara pengamat politik, Akhmad Muftizar Zawawi mengatakan adanya voting tersebut hanyalah faktor emosional sesaat jika pilpres dilakukan hari ini, pada saat real Pilpres nanti angka tersebut masih bisa berubah.

"Tergantung pada efektif tidaknya kampanye, sosialisasi, bahkan pencitraan positif yang dilakukan oleh calon berkaitan dengan program kerja yang ditawarkan," ujar Mufti, Sabtu (11/8).

Mengenai hasil voting Jokowi-Ma'ruf yang kalah jauh dari pasangan Prabowo-Sandi, Mufti menilai hal itu disebabkan karena kegagalan Jokowi memenuhi janji-janjinya saat kampanye periode lalu sehingga Jokowi kesulitan untuk mendapatkan kepercyaan publik.

"Banyak yang tidak terealisir dan ini diketahui oleh publik secara luas berkat kompilasi yang dilakukan oleh kritikus, pengamat dan analis yg menyoroti kinerjanya 5 tahun ini," ungkapnya.

Selain itu, kata Mufti, secara lokal masyarakat awam di Sumatera Selatan mengaitkan kegagalan Jokowi tersebut dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat sehari-hari, seperti kenaikkan harga BBM, harga karet menurun, kesulitan berobat melalui BPJS dan lain-lain.

"Efeknya langsung kepada masyarakat. Ini jadi blunder karena kebijakkan tersebut tidak populer dan tidak pro rakyat," terangnya. [rhd]

Komentar Pembaca
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00