Wabup Sebut Mantan Sekwan "Tenggelam di Laut Timbul di Darat"

Politik  JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 19:40:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD WIWIN

Wabup Sebut  Mantan Sekwan

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) kembali melaksanakan Pengangkatan Pemindahan dan Pemberhentian PNS dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan Administrasi di lingkungan Pemkab OKU, Jumat (10/8), siang.

Itu tertuang dalam surat keputusan Bupati Nomor 281/447/KPTS/XLII/III.3/2018 tertanggal 10 Agustus 2018.

Dalam surat keputusan tersebut, Bupati memindahkan Drs H Mahyudin Helmi MM dari jabatannya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, menjadi Pelaksana pada Sekretariat Daerah OKU. Bahasa kerennya non job.

Kekosongan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan diisi oleh H Herizal Amri SH, yang sebelumnya pelaksana pada Inspektorat Kabupaten OKU.

Kemudian Ir Arman MSi dipercaya memimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak setelah sebelumnya mendapat rangking tertinggi dalam lelang jabatan dinas tersebut.

Pelantikan ini dilakukan oleh orang nomor dua di lingkungan Pemkab OKU, yakni Wakil Bupati OKU Drs Johan Anuar SH MM.

Seperti biasa, dalam sambutannya, mantan Ketua DPRD OKU itu kembali melemparkan joke-joke segar atau bewawe (bahasa Ogan), yang bermakna bercanda.

"Mohon maaf, saya sedang sakit gigi. Memang dak lemak nian. Masih lemak sakit hati," kelakarnya.

Tak berhenti disitu, Johan kembali bewawe, dimana ia mengaku sakit giginya hilang melihat sosok Herizal Amri, mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) yang sempat dibangkupanjangkan, yang pada akhirnya kembali menduduki jabatan menjadi staf ahli.

"Sakit gigi hilang melihat Pak Herizal Amri. Beliau ini ada ilmu hebat. Tengggelam di laut, tapi timbul di darat," katanya.

Johan seolah memberi maksud, meski Herizal sempat dipelantikangkan dari jabatannya sebagai Sekwan, namun ia (Herizal,red) bisa kembali eksis dan mendapat jabatan.

Ia pun menekankan pada staf ahli, untuk terlibat secara aktif dalam pembahasan program dan anggaran OPD, dengan turut menganalisa rencana kerja OPD. Yang selanjutnya menjadi bahan evaluasi bagi Bupati dan Wakil Bupati.

Kemudian, kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ir Joni Amran, Wabup berpesan agar kreatif dan inovatif dalama menyusun program peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak. [sri]

















Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

Prabowo Tenangkan Pendukung: Kekerasan Jangan Dibalas Kekerasan
Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00

'Lautan' Manusia di Pinggir Sungai Musi Saat Kampanye Prabowo
Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

Ramai-ramai Tolak Pemilu Curang

RABU, 24 APRIL 2019 , 12:32:00

Mentan Memanggang Kopi

Mentan Memanggang Kopi

SELASA, 23 APRIL 2019 , 16:21:00