Soal Prabowo-Sandiaga, Ulama Sumsel Tunggu Komando Habib

Politik  JUM'AT, 10 AGUSTUS 2018 , 15:57:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

RMOLSumsel. Ulama Sumatera Selatan (Sumsel) tetap berpegang pada Ijtima Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama. Mereka juga menunggu komando dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab terkait penetapan Pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno tadi malam.

Ketua FPI Sumsel dan pengurus Majelis Pecinta Rosullah (Maspuro) Kota Palembang Habib Mahdi Syahab mengatkaan, pihaknya siap mendukung Prabowo-Sandiaga sebagai pasangan Capres-Cawapres RI Periode 2019-2024.

"Sejak awal Prabowo adalah tokoh yang direkomendasikan oleh ijtima ulama untuk menjadi Calon Presiden RI. Artinya, Maspuro siap mendukung, meski ada perubahan peta politik terkait dipilihnya Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden  mendampingi Prabowo," ungkapnya, Jumat (10/8).

Setelah penetapan ini, pihaknya tetap menunggu komando selanjutnya dari Imam Besar Habib Rizieq Shihab. Karena Maspuro tidak ingin mendahului langkah terkait perubahan yang terjadi.

Karena ada berbagai macam kondisi, yang menyebabkan beberapa tokoh mencalonkan Sandiaga untuk mendampingi Prabowo. Antara lain batalnya pencalonan Salim Segaf Al-Jufri mungkin secara bulat mungkin tidak diterima partai koalisi, dan Ustadz Abdul Somad tidak berkenan untuk dicalonkan, maka kemudian munculah nama Sandiaga Uno.

"Itu semua amanah dari sejumlah ulama, bahwa apabila peta perpolitikan ini terjadi perubahan, maka 100 persen keputusan tetap dikembalilan kepada HRS," terangnya.

Disinggung politisasi agama yang disebut-sebut sedang dilakukan Jokowi, dirinya enggan berkomentar. Karena ia menilai, itu adalah pilihan.

Bagi Maspuro, Pemilihan Umum (Pemilu) ini adalah sebuah perjuangan dan perlombaan untuk mencapai sebuah harapan yang selama ini terus ditumpukan oleh masyarakat.

"Semoga ke depan NKRI jauh lebih baik, dan tercipta kemaslahatan sesuai dengan amanat pancasila," tandasnya. [ida]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00