PKB Bangun Poros Ketiga, Rasanya Sulit

Politik  RABU, 08 AGUSTUS 2018 , 11:21:00 WIB

PKB Bangun Poros Ketiga, Rasanya Sulit

net

RMOLSumsel. Dari semua partai koalisi pendukung Jokowi, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terbilang sedikit nakal. Partai ini kembali bermanuver terkait calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Jokowi di Pilpres 2019.

Wakil Sekjen PKB, Jazilul Fawaid menyatakan, pihaknya akan meminta mandat ulang kepada para kiai Nahdlatul Ulama (NU) perihal dukungan ke Jokowi bila Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang merupakan ketua umumnya tak dipilih sebagai cawapres. Alasannya, kata Jazilul, keputusan PKB mengusung Cak Imin sebagai cawapres dan mendukung Jokowi sebagai capres selama ini berdasarkan mandat para kiai NU.

Sikap PKB yang belum rela bila Cak Imin tidak dipilih sebagai cawapres Jokowi ini pun kemudian memunculkan spekulasi poros ketiga dengan menggandeng PAN dan PKS yang juga belum solid di koalisi oposisi.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI),Ujang Komarudin mencermati ini semata upaya PKB meninggikan bargaining politiknya.

"Karena partai menengah seperti PKB bergainingnya di sana. Jika tidak dapat cawapres, maka paling tidak kursi menterinya bertambah banyak dan strategis," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini.

Justru menurut Ujang, akan menjadi naif jika PKB tidak bermanuver.

Menurut dia, dukungan ulama NU meski erat kaitan dengan PKB, tentu tidak menentukan sikap PKB seutuhnya. Ia percaya PKB akan tetap berada di koalisi Jokowi sampai akhir.

"Hasrat menjadi cawapres Jokowi sudah meredup. Saya melihatnya begitu. Lagipula PKB tidak akan bisa menjual Cak Imin karena dia kan secara politik dulu pernah bermasalah ketika menjadi menteri," kata Ujang seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL.

Kemudian, terkait wacana poros baru yang dihembuskan PKB, Ujang menegaskan bahwa hal itu tidak akan terealisasi. Alasannya, Jokowi sudah berhasil mengunci PKB dengan sempurna.

"Dengan tidak ditetapkannya cawapres sampai saat ini, PKB tidak punya pilihan," kata dia.

Menurut dia, meski PAN, PKS, dan PKB membentuk poros tersendiri, kekuatan mereka tidak cukup kuat. Sebab, tidak ada satu pun tokoh lain yang mampu bersaing dengan Prabowo dan Jokowi dalam bursa Pilpres 2019.

Karena pada dasarnya semuanya membutuhkan kemenangan. Daripada mereka enggak dapat apa-apa, lebih baik tetap bertahan," kata Ujang menambahkan. [rhd]

Komentar Pembaca
Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

Jokowi Abaikan Rekomendasi Copot Menteri Rini

KAMIS, 17 JANUARI 2019 , 13:00:00

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

Tjahjo Ngaku Bantu Meikarta

RABU, 16 JANUARI 2019 , 17:00:00

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

#KataRakyat: Debat Pilpres Gak Bakal Menarik!

RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:00:00

Ampera Terbakar

Ampera Terbakar

KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 16:14:00

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

Penampakan Sampah di Depan Komplek Elite

JUM'AT, 23 NOVEMBER 2018 , 16:14:00

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

Pengantongan Pupuk Akhir 2018

SENIN, 24 DESEMBER 2018 , 20:58:00

Budaya14 Januari 2019 09:31

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Polres Pagaralam Temukan Ladang Ganja

Kriminal16 Januari 2019 19:18

Pasca Juara,  Pesanan Gerga Pagaralam Meningkat
Debat Capres Mampu Tingkatkan Partisipasi Pemilih
Angkutan Batubara..Peraturan Dishub Kangkangi Pergub Sumsel
Pakar Hukum: Kurang Greget, Copas Program Lama
Volume Transaksi RFB Melonjak 93 Persen

Volume Transaksi RFB Melonjak 93 Persen

Ekonomi18 Januari 2019 12:35

ISNU Siap Bersinergi Dengan Walikota

ISNU Siap Bersinergi Dengan Walikota

Sosial18 Januari 2019 12:20

HD :   Tidak Ada Sekat  Pembatas dengan Rakyat

HD : Tidak Ada Sekat Pembatas dengan Rakyat

PEMPROV SUMSEL18 Januari 2019 11:58

Alpian: Kami Tak Kejar Adipura

Alpian: Kami Tak Kejar Adipura

Politik18 Januari 2019 11:45