Pengusaha Sarang Wallet Masih Bandel, Target PAD Tak Tercapai

Oleh:Sri Prades

Ekonomi  SENIN, 06 AGUSTUS 2018 , 22:56:00 WIB

Pengusaha Sarang Wallet Masih Bandel, Target PAD Tak Tercapai

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel.Keberadaan puluhan usaha penangkaran burung walet yang menjamur di Kota Lubuklinggau ternyata tidak memberikan sumbangsih positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) setempat.

Kepala Bidang Penagihan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Lubuklinggau Apri Wawan Diansyah mengatakan, rendahnya pendapatan dari penangkaran sarang walet karena tingkat kesadaran para penangkar sebagai wajib pajak sangat rendah.

"Mereka beralasan jika penangkaran yang membayar pajak yang punya izin. Setiap ditagih mereka selalu berlindung dibalik itu, sedangkan yang ada izin hanya beberapa saja," ungkap Apri.

Selain alasan masalah perizinan, para penangkar juga berdalih jika masa panen sarang burung walet dilakukan tiga bulan sekali. Alasan lainnya mereka beralasan karena harga sarang burung walet saat ini fluktuatif.

Apri mengatakan capaian target dari penarikan pajak selama ini tidak pernah tercapai. Tahun 2017 lalu target yang ditetapkan sebesar Rp 100 juta, namun hanya mampu terealisasi sebesar Rp 69 juta.

"Bahkan tahun sebelumnya, tahun 2016 penarikan pajak lebih rendah lagi yakni hanya sebesar Rp 50 juta,"ucapnya.

Padahal menurutnya, jumlah penangkar burung walet di Kota Lubuklinggau yang terdata sebanyak 60 penangkar. Yang tersebar di sepanjang jalan Yos Sudarso terutama wilayah Kecamatan Lubuklinggau Timur.

Namun dari jumlah itu tidak semuanya mempunyai izin karena mereka beralasan masih berskala kecil.

"Yang besar seperti depan Polres punya Sumatra, kemudian samping Mega motor," ujarnya.

Ia menyebutkan untuk penangkar bersekala kecil bisa dikatakan hampir seluruh penangkaran tak berizin atau ilegal, terutama penangkar yang berskala rumahan.

Ketika disinggung masalah sanksi tegas. Mereka berencana akan koordinasi dengan Dinas Perizinan dan Satpol PP untuk penegakan Peraturan Daerah (Perda).

"Mereka merupakan sebagai penegak Perda, dalam waktu dekat kita akan turun lagi melakukan penarikan kepada para penangkar," ungkapnya.[sri]









Komentar Pembaca
Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00