Hal Utama Sebagai Pj Walikota, Najib Evaluasi DLHK

PEMKOT PALEMBANG  SENIN, 06 AGUSTUS 2018 , 21:59:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Hal Utama Sebagai Pj Walikota, Najib Evaluasi DLHK

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Usai dilantik sebagai Penjabat Walikota Palembang, hal utama yang akan dilakukan Akhmad Najib adalah, mengatasi masalah sampah. Bahkan, pria yang sebelumnya menjabat Penjabat Sementara (Pjs) Walikota ini, akan segera memanggil Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang.

"Memang masalah sampah saat ini terus di komplain masyarakat. Dan ini akan jadi Pekerjaan Rumah (PR) yang akan saya selesaikan," ungkapnya usai pelantikan di Griya Agung, Senin (6/8/18).

Najib mengaku, sewaktu menjabat Pjs Walikota, beberapa dirinya memanggil kepala DLHK Kota Palembang, bagaimana koordinasi antar Kecamatan. Karena, antara pihak terkait sering saling salah, ada yang bilang mobil diambil Kecamatan, ada yang bilang rusak.

"Saya akan cek ini, bagaimana kekuatan kemampuan pengangkutan sampah. Jangan sampai, dalam posisi banyak event internasional ini, volume sampah yang meningkat tidak bisa diatasi. Karena, sudah banyak yang mengeluhkan ke saya. Bahkan, selama menjabat Pjs banyak sekali laporan masalah sampah," ungkapnya.

Setelah aktif, Najib memastikan akan segera memanggil kembali jajaran terkait pengelolaan sampah, baik itu DLHK, Kecamatan dan Pasar, jangan sampai terus saling menyalahkan, dan harus dicari solusinya.

"Setelah ini, akan saya tanyakan dimana masalahnya. Apakah di mobilisasi, peralatan, escavator atau dianggaran," ulasnya.

Najib berharap, Kepala DLHK Kota Palembang tidak hanya bicara anggaran terkait pengelolaan sampah. Karena, hal itu tergantung kreatifitas dari pimpinannya.

"Seperti di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), jika DLHK bisa memberikan informasi yang cukup, paparannya sesuai realita dan itu dibutuhlan. Saya rasa itu tidak sulit," sampainya.

Sebagai dinas yang berkaitan langsung dengan kenyamanan masyarakat, Kepala DLHK harus memiliki respon serta kepekaan terhadap masalah yang dihadapi.

"Jangan sampai komplain masyarakat didiamkan saja," imbuhnya.

Cukup banyak masalah sampah yang belum dapat diselesaikan oleh Kepala DLHK. Jangankan di pemukiman warga, di TPA saja menumpuk. Bahkan, pernah saja armada pengangkut tidak bisa masuk karena penanganan yang tidak benar.

"Saya dua kali kesana, itu mobil pengangkut sampah menumpuk tidak bisa masuk. Kita akan panggil kepala DLHK, jika tidak bisa bekerja, maka akan kita dievaluasi. Jangan sampai Palembang malu dimata dunia internasional," tuturnya.

Pria yang juga menjabat Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Provinai Sumsel ini mengaku, tidak segan-segan melakukan evaluasi. Aplagi tidak lama lagi kita akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018, yang akan berlangsung 18 Agustus mendatang.

"Harua bisa berinovasi, jangan hanya mengeluh saja," tandasnya. [sri]






Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

Silaturahmi Ke Rumah Haji Halim

SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 17:33:00

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

Rekor Meriam Bambu Terbanyak

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 , 16:56:00

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

Banjir Bikin Macet Jalan Protokol

SELASA, 13 NOVEMBER 2018 , 10:42:00