Beginilah Jenderal Moeldoko Mengisi Malam Minggunya

Lifestyle  MINGGU, 29 JULI 2018 , 14:15:00 WIB

Beginilah Jenderal Moeldoko Mengisi Malam Minggunya
RMOLSumsel. Ketika mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja di Sulawesi Selatan pada Sabtu (29/7), Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meluangkan waktu malam Minggunya untuk menyapa warga dan bincang-bincang ringan bersama anak-anak muda.

Presiden Jokowi, Moeldoko, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Sosial Idrus Marham, beserta rombongan tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menggunakan pesawat kepresidenan pada Sabtu sore.

Setelah beristirahat sejenak di hotel tempat rombongan menginap, ketiganya menuju Mall Panakkukang dan menyapa warga Makassar dan disambut Pjs. Gubernur Sulsel Sony Sumarsono dan Walikota Makassar Ramdhan Pomanto.

Selepas di mall dan rombongan kembali ke hotel, Moeldoko melanjutkan malam Minggunya dengan berjalan kaki menuju Restoran Goedang Popsa, Makassar untuk berdiskusi bersama ratusan anak muda Makassar.

Diskusi yang diselenggarakan oleh Jaringan Netizen (Jarnet) itu juga dihadiri oleh Direktur Utama Pelindo IV Doso Agung dan sejumlah direksi perusahan BUMN tersebut, para pengusaha di Kota Makassar, calon anggota legislatif, artis ibukota, dan anak-anak muda di kota Anging Mammiri tersebut. Ketua Umum Jarnet Dhika Yudhistira memimpin langsung jalannya diskusi.

Dalam obrolan yang berlangsung hangat, lulusan terbaik Seskoad 1995 tersebut menjelaskan pertanyaan-pertanyaan kritis dari anak muda tentang pelbagai topik yang sedang hangat diperbincangkan di tengah masyarakat. Salah satunya adalah pertanyaan tentang kinerja BUMN yang dipertanyakan pengelolaannya oleh sejumlah peserta diskusi.

Moeldoko menjelaskan, kinerja BUMN sekarang ini dalam keadaan baik dan tetap dikelola secara transparan dan profesional.

"Kinerjanya juga terus membaik, keuntungannya meningkat," imbuhnya.

Berdasarkan laporan Kementerian BUMN, sampai dengan akhir 2017, keuntungan perusahaan BUMN mencapai Rp 187 triliun atau mengalami peningkatan Rp 44 triliun dalam tiga tahun.

Dari sisi aset, total keseluruhan aset BUMN tumbuh sekitar 60 persen, dari Rp 4.500 triliun pada 2014 menjadi Rp 7.200 triliun pada 2017. Sementara jumlah BUMN yang merugi juga turun dari 26 BUMN pada tahun 2016 menjadi hanya 12 perusahaan.

Dari sisi nilai kerugian, jika pada 2016 jumlah kerugian BUMN merugi adalah sebesar Rp 6,7 triliun, pada tahun 2017 nilai kerugiannya mengecil menjadi Rp 5,2 triliun.

Dalam diskusi tersebut, Panglima TNI 2013-2015 itu juga memaparkan sejumlah program yang digarapnya bersama dengan anak-anak muda inovatif dan kreatif. Salah satunya adalah mobil listrik. Ia menantang anak-anak muda di Makassar dengan lima persen saham apabila ada yang memiliki gagasan dan ide-ide cemerlang untuk mengembangkan mobil listrik sebagai mobil masa depan.

"Mobil listrik ini adalah mobil masa depan, karena digerakkan oleh baterai yang ramah lingkungan. Sejak beberapa tahun lalu saya bertemu dengan ilmuwan dan ahli yang meriset baterai. Saya berdiskusi intensif dan melakukan berbagai riset, sampai suatu titik saya menyimpulkan, baterai adalah masa depan dan masa depan adalah baterai," kata lulusan terbaik Akademi Militer 1981 tersebut. [ida]

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Wong Sumsel Jadi Senator..

Wong Sumsel Jadi Senator..

KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

Minta Hujan, Ribuan Jamaah Sholat Istisqo

SELASA, 27 AGUSTUS 2019 , 09:15:00

TNI Pati Naik Pangkat

TNI Pati Naik Pangkat

SELASA, 23 JULI 2019 , 07:37:00