Ketika Bulan Sembunyi di Bayangan Bumi

Ragam  JUM'AT, 27 JULI 2018 , 20:20:00 WIB

Ketika Bulan Sembunyi di Bayangan Bumi
RMOLSumsel. Gerhana Bulan Total (GBT) yang terjadi 28 Juli 2018 merupakan fenomena alam langka. Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Edward Mengko menyebutkan, GBT kali ini merupakan yang terlama durasinya, mencapai 103 menit.

Momentum ini nantinya akan kembali terjadi sekira 100-an tahun mendatang. Atau akan kembali dilihat warga Sulut, sekira tahun 2141 mendatang. Dengan diurasi mencapai 103 menit. Ada juga GBT terlama dengan durasi mencapai 106 menit pada 2123 mendatang, namun hal ini tidak akan terlihat dari Indonesia,” ungkap Mengko seperti dikutip dari JPNN hari ini, Jumat (27/7).

Dia menjelaskan, saat GBT 28 Juli, seluruh piringan bulan tersembunyi di balik bayangan bumi. Atau bumi berada di antara bulan dan matahari. Puncak gerhana akan terjadi pukul 04.21,7 dini hari waktu Indonesia Tengah. Ada tujuh fase,” katanya.

Untuk Sulut sendiri, akan melihat gerhana tersebut hingga fase gerhana sebagian atau setelah fase totalitas berakhir.

"Seluruh Indonesia bisa melihat. Namun dengan beda-beda fase setiap daerah. Di Sulut, akan dapat melihat dari awal hingga sampai fase kelima. Fase gerhana total berakhir. Jadi hanya dari pukul 01.13 sampai 05.13," ungkapnya.

Lanjutnya, seluruh wilayah Sulut dapat menikmati GBT ini. Tapi untuk hasil terbaiknya, sebaiknya berada di kondisi gelap. Agar tidak ada pengaruh cahaya sekitar. Misalnya cahaya lampu dan lainnya," tuturnya.

Dia juga memastikan fenomena ini tidak akan berpengaruh signifikan pada kondisi lingkungan. "Selain akan naiknya pasang muka air laut karena pengaruh grafitasi bulan," jelasnya. [ida]

Komentar Pembaca
Hermanto Wijaya Mualaf

Hermanto Wijaya Mualaf

JUM'AT, 03 MEI 2019 , 14:45:00

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

Usai Ricuh, Pasar Tanah Abang Kembali Ramai

MINGGU, 26 MEI 2019 , 14:34:00

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SBY Ziara Kemakam Ani Yudhoyono

SENIN, 10 JUNI 2019 , 14:31:00