PGN Tebar Ancaman, Polri: Ormas Tak Berwenang Melarang..

Hukum  KAMIS, 26 JULI 2018 , 19:55:00 WIB

PGN Tebar Ancaman, Polri: Ormas Tak Berwenang Melarang..
RMOLSumsel. Sungguh membesarkan hati. Polri tidak main-main terkait ancaman yang disebar ormas Patriot Garuda Nusantara (PGN), yang melarang kehadiran Ustadz Abdul Somad (UAS) berceramah di Pedurungan, Mijen, Semarang, Jateng.

Polri menyatakan bahwa Ormas tidak memiliki kewenangan melarang sebuah acara atau kedatangan seseorang.

Menanggapi surat tersebut, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen M Iqbal menjelaskan bahwa siapapun yang mengeluarkan surat itu diperbolehkan. Namun belum tentu memiliki kekuatan hukum.

”Masa ada ormas kok melarang, yang bisa melarang atas nama undang-undang institusi pemerintah, seperti Polri,” seperti dikutip dari JPNN, Kamis (26/7).

Ormas tidak bisa melakukan tindakan-tindakan seperti kepolisian. Apalagi, berupaya menggunakan kekuatan memaksa. ”Ada contohnya, waktu Ramadan lalu, tidak boleh ada sweeping. Merampas sesuatu untuk berhenti itu tidak boleh, melanggar hak asasi manusia (HAM) ITU,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini Polda Jawa Tengah telah mengambil tindakan untuk menjembatani sejumlah pihak. Agar semua pihak bisa menciptakan keamanan yang kondusif. ”Tentunya, jelang tabligh akbar dengan penceramah UAS,” paparnya.

Bahkan, bila ormas tetap tidak mengurungkan niat maka, Polri akan siap menegakkan hukum bila terjadi tindak pidana. ”Kalau ada tindakan fisik, kami lihat ada tidak pidananya,” papar jenderal berbintang satu tersebut.

Sebelumnya, Ustaz Abdul Somad sempat beberapa kali menjadi korban persekusi, salah satunya waktu akan ceramah di Bali beberapa waktu lalu. Larangan untuk berceramah itu membuat masyarakat terbelah pendapatnya. [ida]

Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00