Kalah di Kandang, Sriwijaya FC Merana

Sriwijaya FC  SABTU, 21 JULI 2018 , 19:37:00 WIB | LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

Kalah di Kandang, Sriwijaya FC Merana
RMOLSumsel. Sriwijaya FC harus merana akibat menelan kekalahan di kandang saat menjamu Arema FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang Sabtu (21/7).

Kekalahan itu cukup menyakitkan lantaran sangat telak. Skuad berjuluk Laskar Wong Kito itu menelan tiga gol dari tim tamu yang dicetak Ridwan Tawainela 52', Rivalid Bawuo 65' dan Ahmad Nurhadianto 76'.

Sebenarnya tuan rumah tampil cukup dominan di babak pertama. Beto Goncalves sempat mengancam gawang singo edan yang dikawal kipper anyar Srdjan Ostoric. Sundulan pemain asal Brazil itu dengan sigap digagalkan Ostoric dibawah mistar gawang.

Begitu juga dengan tendangan voli Beto yang memanfaatkan umpan dari Nur Iskandar masih bisa digagalkan Ostoric. Arema Bukan tak memiliki peluang, setidaknya beberapakali Teja Paku Alam harus jatuh bangun mengagalkan serangan Arema FC.

Dibabak kedua, derasnya guyuran hujan tak membuat skema permainan menyerang berubah. Namun keadaan tiba-tiba berbalik ketika Ridwan Tawainella yang masuk menggantikan Dedik berhasil menjebol gawang Teja Paku Alam. Sebenarnya Teja bisa menguasai datangnya bola namun lantaran licin membuat tangkapanya lepas dan jatuh di kaki lawan.

Unggul satu gol, tak membuat Arema FC bermain defensif. Justru Rivaldi Bawuo berhasil menggandakan keunggulan melalui skema counter attack yang cepat dimenit 65. Sepuluh menit berselang, Arema FC menperlebar kemenangan setelah Nurhadianto berhasil menjebol gawang Teja yang memanfaatkan bola rebound dari Alfin Tuasalamony yang melakukan overlaping.

SFC bukan tak memiliki peluang dibabak kedua, namun karena kecemerlangan Ostoric di bawah mistar membuat peluang demi peluang menjadi sia-sia. Hingga peluit akhir skor 0-3 tak merubah keadaan. Kekalahan ini merupakan dua kali beruntun yang didapat SFC pasca evaluasi yang dilakukan manajemem tim.

"Tim kita hanya mampu bermain 45 menit karena dalam waktu 10 hari terakhir kita memang tak mendapatkan porsi latihan yang berkualitas. Apalagi kita sebelumnya, memang sulit mendapatkan tiket saat bertandibg ke markas Mitra Kukar," ujar Pelatih SFC Rahmad Darmawan.

Dia mengatakan kondusi sulit yang dialami anak asuhnya dalam 10 hari terakhir memang cukup berdampak besar. Kendati demikian dia masih mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang dalam kondusi sulit masih bisa bermain dengan sekuat tenaga.

"Hasil dari pertandingan ini semuanya tanggung jawab saya. Saya sangat apresiasi pemain bisa bermain dengan maksimal dengan kondisi 10 terakhir yang memang sulit tapi mereka bermain dengan profesional," pungkasnya. [yip]

Komentar Pembaca
Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki

Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki

SENIN, 15 OKTOBER 2018 , 21:00:00

Andi Arief Mencambuk Prabowo

Andi Arief Mencambuk Prabowo

SENIN, 15 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Golkar: PKS Pakai Segala Cara

Golkar: PKS Pakai Segala Cara

SENIN, 15 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00