Siswa TK/PAUD di Sukabangun Harus Merangkak Kesekolah

#hashtag  SELASA, 17 JULI 2018 , 12:59:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Siswa TK/PAUD di Sukabangun Harus Merangkak Kesekolah

RMOLSUMSEL

RMOLSumsel. Hanya karena pihak sekolah tidak melapor terkait aktifitasnya, seorang oknum Ketua Rukun Tetangga (RT) di salah satu komplek di kawasan Jalan Letkol Ardian, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami, menutup jalan umum yang mulai kemarin dilalui siswa/siswi Sekolah Taman Kanak-kanak (TK) dan PAUD Liko yang terletak dikawasan tersebut.

Akibatnya, sejumlah siswa-siswi yang berasal dari beberapa perumahan disekitar sekolah harus berjalan merangkak dibawah portal penutup jalan, bahkan ada yang harus memutar jauh karena oknum RT tersebut menolak membuka portal penutup jalan.

Meski sempat beberapa warga sempat membuka portal untuk dibuka karena alasan kepentingan pendidikan warga sekitar. Portal kembali ditutup dan oknum Ketua RT yang diketahui bernama Santo mengaku hal itu karena permintaan warga di Komplek diwilayahnya.

Melalui pesan singkat, oknum Ketua RT itu mengatakan, jika penutupan portal dilakukan karena jalan tersebut bukan jalan umum dan alasan lain sekolah TK belum lapor.

Bahkan baginya penutupan jalan dengan menggunakan portal hampir dilakukan semua komplek.

"Dikarenakan itu bukan jalan umum tp jln dlm komplek mengingat banyak orang yang tidak dikenal masuk komplek bahkan ada anak sekolah yg lewat sambil jalan itu sambil ngebut dan angkat2 ban.jd warga kami meminta agar semua aset jalan yg bisa masuk komplek kami tutup dan harus melalui satu jalan.yaitu jalan depan.mohon pengertian dan harap maklum,"

"Pak Hatta buleh liat d komplek mana aja semua jalan d portal.utk mengurangin dari tindak kejahatan dan arogan dalam berkendaraan,"

"Terus terang aja PK sekolah TK itupun belum lapor ke saya,"

"Pak Hatta buleh liat d komplek mana aja semua jalan d portal.utk mengurangin dari tindak kejahatan dan arogan dalam berkendaraan," ujarnya via pesan singkat yang dikirim melalui group Forum Ketua RT Kelurahan Sukajaya.

Menyikapi hal tersebut, Lurah Sukajaya, Matcik menyayangkan sikap arogan salah satu oknum ketua RT di wilayahnya. Kepada RMOL Sumsel, dirinya akan segera memanggil oknum RT tersebut.

"Tidak boleh seperti itu, karena jalan yang dibangun oleh Pemerintah dan menggunakan uang negara adalah milik masyarakat. Pembuatan portal juga harus atas izin pemerintah sesuai aturan hukum yang berlaku," ungkapnya.

Matcik  meminta warga segera membuat surat keberatan yang ditujukan ke Pemerintah setempat. Sehingga nanti hal tersebut dapat ditindaklanjuti dengan melibatkan pihak terkait.

"Jadi kami minta agar ini dibuka, silakan membuat portal, tapi jangan sampai menutup dan mengganggu aktifitas warga, apalagi itu menganggu aktifitas pendidikan. Bisa kita bawa ke ranah hukum sesuai undang-undang," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Kurniawan menyampaikan, apapun alasannya fasilitas umum jalan yang dibangun Pemerintah adalah hak milik Pemerintah untuk dapat digunakan seluruh masyarakat.

"Tidak boleh siapapun menutup akses jalan umum apalagi itu dibangun menggunakan uang negara, termasuk pemasangan portal harus melalui izin pemerintah tidak bisa sembarangan," ulasnya.[rik]

Komentar Pembaca
Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
BENANG MERAH (EPS.151): Tak Ada Paslon Yang Tak Retak
Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

JUM'AT, 06 JULI 2018 , 18:37:00