Bersama Moeldoko, Jokowi Bisa Lawan Prabowo...

Politik  SENIN, 16 JULI 2018 , 23:59:00 WIB

Bersama Moeldoko, Jokowi Bisa Lawan Prabowo...
RMOLSumsel. Saat banyak orang menjagokan Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD untuk dipasangkan dengan Joko Widodo (Jokowi), tidak demikian halnya dengan Lingkaran Survei Indonesia (LSI).


Lembaga survei ini justru memilih Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Jenderal (purn) Moeldoko, yang merupakan satu dari lima nama yang muncul sebagai cawapres ideal petahana itu.


Dijelaskan peneliti senior LSI Adjie Alfarabi bahwa Moeldoko memiliki banyak kelebihan. Salah satunya adalah latar belakang Moeldoko yang bisa diterima oleh partai politik pendukung Jokowi. Sebab, mantan Panglima TNI itu merupakan representasi dari kalangan profesional.

Sehingga tidak menghadapi resistensi dari partai-partai politik koalisi pendukung Jokowi," kata Adjie Alfarabi kepada wartawan, Senin (16/7) siang.

Selain itu, kedekatan Moeldoko dengan Jokowi hingga dia dipercaya sebagai Kepala KSP juga menjadi nilai tambah. Sebab, KSP merupakan jabatan strategis di Istana.

Tidak hanya itu, latar belakang militer yang dimiliki Moeldoko juga bisa membantu Jokowi melawan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang kini digadang-gadang akan menjadi lawan di Pilpres 2019.

"Moeldoko yang berlatar militer juga dapat mengimbangi kompetitor Jokowi yang juga militer," jelasnya.

Hal senada diutarakan pengamat politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin. Menurutnya, pengusungan Moeldoko sebagai cawapres Jokowi bisa memecah suara pemilih yang menyukai figur militer. Sebab, suara tersebut selama ini terkonsolidasi di kubu Prabowo dan mantan panglima TNI Jenderal (purn) Gator Nurmantyo.

Bisa terbagi ke kubu petahana jika Moeldoko yang menjadi cawapres Jokowi," tukasnya.

Dalam rilis survei LSI, Selasa (10/7) lalu, Moeldoko masuk dalam lima nama cawapres ideal Jokowi. Dia bersanding dengan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Kapolri Tito Karnavian, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. [ida]

Komentar Pembaca
BENANG MERAH (EPS.159): Anies Terlalu Lama Sendiri
Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

Densus 88 Tembak Dua Terduga Teroris Tanjung Balai

JUM'AT, 19 OKTOBER 2018 , 15:00:00

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

PAN Setuju Dana Saksi Dibiayai APBN

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Aksi Solidaritas HMI Palembang

Aksi Solidaritas HMI Palembang

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 , 21:58:00