Koko Thamrin Juga Diperiksa Terkait Kasus Hotel Ibis

Kriminal  SENIN, 16 JULI 2018 , 07:28:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Koko Thamrin Juga Diperiksa Terkait Kasus Hotel Ibis

net

RMOLSumsel. Pemilik group Thamrin, Gunawan Thamrin atau yang lebih dikenal Koko Thamrin diperiksa Polisi Resort Kota (Polresta) Palembang pada Kamis, (12/7/18)) sebagai saksi atas perkara dugaan pelanggaran pasal 46 (1) Undang-Undang Nomor 28 tahun 2002 tentang bangunan gedung yang melibatkan istrinya Gunawati Pandarmi.

Pemeriksaan warga Jalan Bangau Kelurahan Duku Kecamatan Ilir Timur II, diketahui untuk pengembangan kasus yang menimpa sang istri sebelumnya sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Disampaikan Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Pidsus, Iptu Hari Dinar, pemanggilan Gunawan alias Koko Thamrin, merupakan pemeriksaan saksi dari penyidikan yang sedang dilakukan pihaknya terhadap sang istri yang juga Direktur Utama PT Indo Citra Mandiri (ICM).

"Gunawan Thamrin diperiksa sebagai saksi dan sudah memberikan keterangan dihadapan penyidik sekitar 2 jam," ungkapnya belum lama.

Iptu Hari mengatakan, setidaknya ada 16 pertanyaan yang diajukan terhadap owner Thamrin Group ini diantaranya terkait tugas dan kewenangannya selaku Komisaris Utama (Komut) PT ICM dan selaku owner pembangunan Hotel Ibis Jalan Letkol Iskandar yang saat ini sedang bermasalah.

"Dari hasil pertanyaan yang kami sampaikan, Gunawan alias Koko Thamrin menjawab kepada penyidik atas materi pemeriksaan tersebut, jika dirinya sepenuhnya mempercayakan hal tersebut kepada Gunawati. Nantinya dari hasil pemeriksaan saksi ini, digunakan untuk melengkapi berkas perkara yang tengah kita tangani saat ini yang masih P-19," ungkapnya.

Saat ini pihaknya terus mengembangkan kasus yang menjerat Gunawati Thamrin. Dimana, sudah ada 24 alat bukti dan 5 alat bukti tambahan oleh Penyidik unit pidana khusus (pidsus) Satreskrim Polresta Palembang.

Saat ini sudah dilakukan penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor SP.sidik/4209-a/XII/2017/Reskrim tanggal 14 Oktober 2017 dan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan, (SPDP) Nomor :SPDP/533/XII/2017/Reskrim tanggal 31 Oktober 2017.

"Atas perintah surat penyidikan tersebut, siapapun yang berkaitan dengan kasus yang menjerat Dirut PT ICM, akan kita mintai keterangan termasuk Koko Thamrin selaku Komut PT ICM. Artinya, seyogyanya yang bersangkutan hadir pada pemanggilan pertama awal pekan lalu tapi tidak hadir," imbuhnya.

Diketahui, Kasus yang menjerat isterinya Gunawati Pandarmi bermula ketika ada pembangunan Hotel Ibis sejak Maret di Jalan Letkol Iskandar dan prosesnya sudah berlangsung sejak tahun 2017 lalu, hingga saat ini baru ada 1 tersangka yang sudah ditetapkan berdasarkan barang bukti yang ada serta berkasnya masih P19.

Akibat proyek pembangunan Hotel Ibis yang dilakukan PT ICM.Pihak PT SBA mengalami kerugian harta benda berupa amblas,longsor,penurunan struktur tanah yang mengakibatkan kemiringan tanah menyebabkan robohnya pagar tembok keretakan jalan dan keretakan tanah milik PT SBA.

Meski saat ini, pembangunan Hotel Ibis sudah distop aktivitasnya oleh Pemerintah Kota Palembang, kasus yang menimpa Dirut PT ICM selaku pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan Hotel Ibis Palembang, untuk proses hukum tetap berjalan. [sri]










Komentar Pembaca