Elite Pro Academy SFC Unjuk Kehebatan di Turnamen Filanesia

Sriwijaya FC  MINGGU, 15 JULI 2018 , 16:22:00 WIB | LAPORAN: YOSEP INDRA PRAJA

Elite Pro Academy SFC Unjuk Kehebatan di Turnamen Filanesia
RMOLSumsel. Elite Pro Academy (EPA) Sriwijaya FC (SFC) U-16 menorehkan prestasi cukup membanggakan bagi publik Sumsel pada Invitasi Klub Liga 1 U-16 Nasional, di Lapangan National Youth Training Center (NYTC) PSSI, Sawangan Depok.

Capaian yang ditorehkan EPA SFC U-16 ini, setidaknya bisa memberikan sedikit hiburan bagi manajemen, yang lagi dihadapkan pada isu tak sedap atas hengkangnya beberapa pemain kunci dalam skuad SFC senior sebelum putaran pertama selesai.

Pada even bertajuk Festival Filanesia itu, Laskar Mudo Wong Kito yang tergabung di Grup C, bersama PS TIRA dan Persela Lamongan, SFC, Borneo dan Barito Putra, berada di peringkat ke 3, dari dua kali memang dan dua kali kalah. EPA SFC U-16 menang atas Barito Putra 5-1 dan Borneo juga dengan skor 5-1. Tapi, anak-anak muda Sumsel ini kalah atas PS TIRA 0-1 dan kalah 0-2 dari Persela Lamongan.

Usai menjalani kompetisi itu, SFC U-16 mewaliki Grup C untuk mengikuti agenda Trofeo 2x30 menit bersama PSIS semarang di grup B dan PSMS Medan dari Group A, Sabtu (14/07). Hasilnya, EPA SFC U-16 menjuarai gelar Trofeo tersebut, setelah unggul selisih 1 gol dari PSIS. Pada laga pertama, PSMS kalah dari PSIS 0-1, SFC mengalahkan PSMS 2-0 dan SFC bermain imbang tanpa gol dengan PSIS. Setelah agenda Trofeo selesai, SFC U-16 harus menjalani sisa satu pertandingan lagi Minggu (15/07) pagi, menghadapi Borneo dan mampu menang telak 5-1.

Manager Tim EPA SFC U-16, Hanief Djohan mengungkapkan, rasa terima kasih kepada anak SFC yang sudah memberikan kemampuan terbaiknya. Ini membuktikan bahwa anak-anak EPA SFC U-16 yang asli bermaterikan putra Sumsel mampu bersaing dengan tim-tim lain Liga 1. Hanief mengharapkan, melalui event ini banyak mendapatkan pengalaman bertanding serta bahan evaluasi untuk persiapan mengikuti Liga 1 U-16.

"Sesuai pedoman festival dari panitia, dalam even ini tidak ada tim juara, yang ada hanya untuk pelatih terbaik, tim terbaik, top score. Karena tujuan dari festival ini hanya untuk ajang pramusim bagi tim tim EPA PSSI dan ajang silaturahmi," ungkapnya, Minggu (15/07).

Hanief menerangkan, pada Festival Filanesia ini, format pertandingan untuk 15 peserta dibagi ke dalam 3 grup. Kemudian, setelah melewati empat partai di fase grup, peserta juga dilibatkan dalam pertandingan segi tiga (trofeo), dengan lawan dari dua tim pada grup yang berbeda.

"Total ada 5 game dengan 6 lawan dengan durasi pertandingan 2x30 menit, dengan istirahat antar babak adalah 5 menit. Begitu juga untuk partai segi tiga, dengan durasinya sama," terangnya.

Sementara, Head Coach EPA SFC U-16, Fauzi Toldo menjelaskan, dari tiga bulan digodok di Palembang, Alhamdulillah semua anak asuhnya mampu menterjemahkan semua instruksinya di  lapangan dan semakin paham dengan pola filanesia.  

"Semua pemain kita adalah asli talenta asal Sumsel yang di ambil dari beberapa SSB. berbeda dengan tim lawan, yang memang sudah menggunakan pemai yang sudah siap berkompetisi. Pemain kita juga telah memahami pola filanesia, seperti  menerapkan strategi bermain 4-1-4-1 saat bertahan dan mengubah menjadi pola 4-3-3 saat menyerang," tandasnya. [yip]

Komentar Pembaca
Prabowo-Sandi Incar Golput

Prabowo-Sandi Incar Golput

KAMIS, 21 MARET 2019 , 19:00:00

Duit Di Laci Menag Berkaitan Dengan Kasus Romi

Duit Di Laci Menag Berkaitan Dengan Kasus Romi

KAMIS, 21 MARET 2019 , 13:00:00

#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

#KataRakyat: DPT Bikin Bete!

RABU, 20 MARET 2019 , 21:00:00

Melayat Eka Tjipta di Rumah Duka

Melayat Eka Tjipta di Rumah Duka

SENIN, 28 JANUARI 2019 , 08:43:00

Woow.. Ahok Salam 3 Jari

Woow.. Ahok Salam 3 Jari

KAMIS, 24 JANUARI 2019 , 11:16:00

IBADAH IMLEK

IBADAH IMLEK

SELASA, 05 FEBRUARI 2019 , 13:10:00