Ini Kata Presiden SFC Soal Pemecatan Pelatih dan Pemain Laskar Wong Kito

Sriwijaya FC  JUM'AT, 13 JULI 2018 , 22:55:00 WIB

Ini Kata Presiden SFC Soal Pemecatan Pelatih dan Pemain Laskar Wong Kito

Net

RMOLSumsel. Presiden Klub Sriwijaya FC H Dodi Reza Alex angkat bicara terkait dinamika evaluasi yang dilakukan manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) terhadap pelatih dan pemain menjelang berakhirnya putaran pertama Liga 1.

Seperti diketahui, manajemen sudah menyudahi kerjasama antara Pelatih Rahmad Darmawan beserta jajarannya. Selain itu 9 penggawa Laskar Wong Kito juga ikut dievaluasi diantaranya, kapten tim Hamka Hamzah, Mohammadou N'Diaye, Makan Konate, Patrich Wanggai, Adam Alis, Rahmad Hidayat, Bio Pauline dan Novan Setya Sasongko.

Tentu saja keputusan tersebut sangat mengejutkan publik sepakbola di tanah air dalam beberapa hari ini. Pasalnya, SFC dinilai tidak buruk dalam pencapaian prestasi bahkan saat ini klub berhombase di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring ini masih berada di top tiga besar klasemen gojek Liga 1 Indonesia.

Ternyata, pemborosan dan besarnya pengeluaran yang harus ditanggung, menjadi penyebab utama manajemen Sriwijaya FC akhirnya melakukan evaluasi terhadap tim, pada akhir putaran pertama Liga 1 2018.

"Kita kembalikan ke porsi yang lebih baik ke track yang baik. Kedepan diharapkan tidak ada lagi kesulitan finansial untuk di paruh kedua dan juga turnamen Piala Indonesia," kata Dodi Reza ketika dibincangi awak media diselasela kunjungan Presiden RI Joko Widodo di Palembang, Jum'at (13/7).

Selain banyaknya pemborosan, ada juga beberapa hal penyebab lainnya yang tidak sesuai dengan aturan  manajemen klub di dalam perekrutan pemain. Dia berharap, kedepan jangan sampai nanti pada saat mengarungi dua kompetisi akan ada lagi hal-hal yang menyebabkan kesulitan keuangan di dalam tim.

Menurutnya, hal tersebut tak boleh menjadi faktor pengganggu kondusifitas tim. "Jadi manajemen melakukan evaluasi terhadap pemain dan official itu berdasarkan kebutuhan dan suasana tim. Termasuk juga kondisi keuangan untuk diprediksi dalam mengarungi beberapa kompetisi mendatang. Kita kan ada Piala Indonesia, ada Liga 1 juga," bebernya.

Dijelaskannya dengan evaluasi yang dilakukan manajemen menurutnya, keputusan itu untuk mengatasi masalah yang akan timbul di kemudian hari sehingga kedepan tidak terjadi masalah finansial.

"Jadi bukan kesulitan keuangan belakangan ini, justru kedepannya kita mengantisipasi hal itu," pungkasnya.[rik]

Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

JUM'AT, 06 JULI 2018 , 18:37:00