Surat Untuk Susi

Fahri Hamzah: Tugas Nomor Satu Bikin Nelayan Bahagia

#hashtag  JUM'AT, 13 JULI 2018 , 12:58:00 WIB | LAPORAN: INTAN SRIWIDARI

Fahri Hamzah: Tugas Nomor Satu Bikin Nelayan Bahagia

FB

RMOLSumsel .Perang komentar antara Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah di media sosial tidak terhindarkan. Melalui akun twitter masing-masing, keduanya terlibat perang kata-kata. Bahkan, warganet ikut memanaskan situasi.

Di FB Fahri Hamzah, Fahri pun menuliskan surat yang dipostingnya kemarin. Berikut isi suratnya

Ibu Susi yth,
Negara ini besar perlu pikiran besar. Tapi bangsa ini juga punya kultur, sering terpukau sama orang terkenal. Itulah yang saya lihat sehingga kesalahan ibu gak ada yang berani cegah. Ketemu lagi presiden yang gak paham persoalan. Sempurna!

Di tambah lagi, gaya jenggo ibu Susi memang langka (saya dalam banyak hal setuju). Tetapi, kita tetap harus benar, tidak melanggar hukum dan terbuka menerima kritik dan saran. Saya ingin menyampaikan masukan kepada ibu di luar puja-puji asal ibu senang.

Ada anak muda dari kampung saya, aktifis nelayan namanya Rusdianto. Kami orang Sumbawa tinggal di pesisir jadi kami tahu keadaan nelayan. Rusdianto mengkritik ibu Susi yang merugikan nelayan lalu dia menjadi tersangka pencemaran nama baik. Itu tidak baik. Dia nelayan.

Saya sekarang ingin memperdengarkan suara nelayan kepada ibu. Nelayan tambah susah bu, hidup makin sengsara, melaut lebih susah dan mereka menangis. Lalu dengan segenap popularitas itu ibu berjuang untuk siapa? Rusdi bukan siapa-siapa bu, dia nelayan kecil.

Tapi, gebrakan ibu tentu bikin heboh. Banyak orang terkesima. Tenggelamkan!” Itu adalah sempurna memenuhi hasrat untuk mengukur kinerja dengan hancurkan! Dan habisi! Tangkap! Dan bakar! Dan ibu dipuji termasuk oleh presiden yang gembira menyaksikan itu dengan kasat mata.

Pertama, kesalahan ibu adalah bikin nelayan sengsara. Padahal, tugas ibu nomor 1 di posisi itu bukan yang lainnya, tetapi bikin nelayan hidup bahagia. Ibu boleh punya alasan konservasi, dll sampai ibu dipuji dunia. Seperti sudah ibu nikmati. Hebatlah.

Tetapi ibu perlu tau. Karena kaum kapitalis global maunya kita membersihkan laut kita dengan membatasi rakyat kita sendiri setelah mereka kotori laut kita berabad-abad. Mereka tidak peduli rakyat nelayan tambah miskin. Kemiskinan hanya statistik!

Kedua, tugas ibu bukan menegakkan hukum. Saya sudah baca UU yang sekarang ibu mau ubah. Memang gak ada dan tidak boleh. Konsep poros maritim itu bukan menyulap menteri kelautan menjadi penegak hukum. Kenapa ibu mengambil pekerjaan polisi dan tentara?

Selengkapnya di fahrihamzah.com #fh #faham #fahrihamzah #Indonesia

Netizen pun menanggapi beragam, akun FB Gafiqi "Saya salah satu pengagum bg Fahri..D Sumatera utara lebih parah lg..
Banyak nelayan kecil yg menjadi korban peraturan kkp dan yg parahnya lagi banyak yg masuk bui akibat peraturan ibuk susi...
Tapi siapa yg peduli...Belum terlihat sampai saat ini ada tokoh negeri yg berani bersuasa menyuarakan penindasan ini..
#salamanaknelayanpesisirNEGERI.

Agus Muzir lainlagi, ia menilai kinerja Menteri Susi sudah bagus. "Lebih bagus kalo dijelaskan apa detil masalah yg membuat nelayan jadi kesulitan menangkap ikan di sana, misal sulit dapat bbm, ga bisa pakek cantrang lagi, atau apa, biar yg dikritik pun mudah menindak lanjutinya. Karena di daerah lain seperti maluku, kepri, banyak nelayan yg puas, tangkapan ikan meningkat," ujarnya

"Baca selengkapnyo om,..di website nya biar jelas apa alasan nya,.. biasakan baca sampai selesai,. Jangan baper dulu.. selamat ngopi..," ujar Iwan Febrian menanggapi Agus Munzir.[sri]




Komentar Pembaca
Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
BENANG MERAH (EPS.151): Tak Ada Paslon Yang Tak Retak
Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

Massa Minta PSU Pilgub Sumsel 2018

JUM'AT, 06 JULI 2018 , 18:37:00