Jadi Cawapres Jokowi, Din Tersanjung dan Siap....

Politik  KAMIS, 12 JULI 2018 , 12:11:00 WIB

Jadi Cawapres Jokowi, Din Tersanjung dan Siap....
RMOLSumsel. Nama mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Din Syamsuddin disebut-sebut kemungkinan jadi calon wakil presiden (cawapres) untuk Capres Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Saat ditemui usai acara di Istana Negara, ia mulanya enggan merespons pertanyaan tentang itu. Utusan Khusus Presiden untuk Dialog Kerjasama antaragama dan Peradaban ini tidak enak membicarakan itu.

Kegigihan wartawan membuat akhirnya Din mengatakan,  manusiawi bila dirinya tersanjung mendapat kehormatan disebut sebagai cawapres Jokowi.

Mengenai apakah dirinya siap atau tidak, Din mengukur diri. Dia mantan pimpinan organisai kemasyarakatan (ormas) besar yaitu Muhammadiyah. Sekarang Ketua Dewan Pertimbangan MUI, dan punya beberapa jabatan di organisasi internasional salah satunya Presiden Tokoh Agama Asia dan banyak lembaga lain.

"Saya merasa tentu sangat naif dan menghina organisasi saya ini kalau tidak siap. Namun saya tahu diri, saya bukan orang parpol.  Karena saya tahu pencalonan lewat parpol atau gabungan parpol maka terserah kepada parpol, terserah kepada capres kalau seandainya dianggap cocok," jawab Din.

Tokoh kelahiran Sumbawa itu menyatakan siap karena yakin dirinya bisa bekerja dengan siapa pun. Sayangnya, Din sembari tertawa mengatakan tidak ada parpol yang melakukan pendekatan langsung.

Tidak ada sayangnya, hahaha... Tidak ada secara langsung, tapi kalau kawan-kawan di satu dua partai telepon gini-gini," katanya.

Dia juga mengaku belum ada komunikasi dengan Presiden Ketujuh RI mengenai pilpres. Din merasa tidak elok baginya membuka dialog soal itu.

Terkait komunikasi dari orang parpol tadi, Din mengatakan tidak ada yang menawarkan, mereka hanya sekadar menyampaikan bahwa namanya dibicarakan sebagai kandidat cawapres di internal partai. Hanya sebatas itu.

"Jadi bukan sesuatu yang harus dikejar-kejar. Karena saya memahami di agama Islam, hadits, jangan ambisius terhadap sebuah jabatan dan bahkan jangan memberikan jabatan kepada yang minta-minta. Tapi kalau menyediakan diri kalau dipandang cocok yah silakan, siap. Kalau tidak saya mengabdi kepada bangsa dan negara lewat jalur yang ada,” katanya. [ida]

Komentar Pembaca
Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00

Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00