Rakyat Mesti Bersatu... Lawan Politisasi SARA di Pilpres Nanti

Politik  KAMIS, 12 JULI 2018 , 09:59:00 WIB

Rakyat Mesti Bersatu... Lawan Politisasi SARA di Pilpres Nanti
RMOLSumsel. Masih jelas diingat bagaimana Pilkada DKI Jakarta 2017 diramaikan dengan politisasi isu suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA). Pihak-pihak yang merasa sukses dengan itu pasti akan mengulanginya di Pilpres 2019.

"Dalam konteks pemilu akan datang, masih akan terulang seperti yang terjadi di Pilkada DKI (menggunakan isu SARA)," kata Kepala Pusat Penelitian LIPI Adriana Elisabeth dalam diskusi publik "Evaluasi Pilkada 2018: Masihkan Isu SARA Bermain di Pemilu 2019?" di kawasan Cikini, Jakarta Pusat kemarin.

Ada sejumlah faktor yang mendorong isu SARA kembali digiring oleh pihak oposisi. Salah satunya, politik identitas yang kerap menjadi titik krusial kehidupan umat manusia.

Selain itu, hal tersebut disinyalir dapat menstimulasi pihak tidak bertanggungjawab untuk melakukan apa saja sesuai yang diyakini.

"Dinamika politik identitas ini tidak bisa dipungkiri," tuturnya.

Adriana menambahkan, masifnya isu SARA tidak lepas dari dukungan finansial dan skenario figur kompeten secara terselubung. Tujuannya, agar hal tersebut dilakukan secara kontinyu guna menggerus elektabilitas lawan demi merealisasikan tujuan politik.

"Intoleransi ini bermula dari orientasi politik. Politik kita hanya berpikir sesaat dan tidak visioner," tuturnya.

Sementara itu,narasumber Boni Hargens memprediksi politik identitas masih terus dimainkan saat Pemilu 2019. Untuk itu, seluruh elemen diimbau bersatu menolak isu SARA saat Pilpres mendatang.

"Politik identitas sebagai modal politik efek dari DKI Jakarta benar terjadi. Ada yang bilang mereka (oposisi) kalah di Jabar, itu salah. Karena multi partai mampu membangun pilihan. Kita harus memikirkan Indonesia setelah 2019. Survei Jokowi masih tinggi. Saya mengapresiasi GP Ansor, karena mampu menjaga Indonesia. Kegiatan ini butuh komitmen yang kuat, meskipun sedikit kelompok SARA," katanya. [ida] 

Komentar Pembaca
Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Demokrat Akui Main Dua Kaki

Demokrat Akui Main Dua Kaki

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

720 Pengacara Siap Bela Rizal Ramli

SENIN, 17 SEPTEMBER 2018 , 19:00:00

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

Surat Pengunduran Alex dan Ishak

RABU, 05 SEPTEMBER 2018 , 16:36:00

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

Mahasiswa Sumsel Mulai Bergerak

KAMIS, 06 SEPTEMBER 2018 , 17:33:00

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

Bantuan Kemanusiaan Pusri Untuk Lombok NTB

KAMIS, 13 SEPTEMBER 2018 , 11:56:00