Belum Dapat Stiker Aman... Pengusaha Kuliner Harus Minta ke BBPOM

Ekonomi  RABU, 11 JULI 2018 , 20:30:00 WIB | LAPORAN: RADEN MOHD. SOLEHIN

Belum Dapat Stiker Aman... Pengusaha Kuliner Harus Minta ke BBPOM

Pemasangan Stiker BBPOM/RMOLSumsel-radem

RMOLSumsel. Sambut pelaksanaan Asian Games 2018, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) mulai melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah usaha kuliner di Palembang. Para  pedagang oleh-oleh dan kuliner khas, pempek di 26 Ilir  diperiksa satu-per satu untuk memastikan keamanan makanan yang dijual.

Usai pemeriksaan terhadap sampel makanan, dilakukan pemasangan stiker terhadap toko penjual makanan di kawasan tersebut.

Pemasangan stiker ini dilakukan langsung oleh Kepala Badan POM RI Dr Ir Penny K Lukito MCP. Kedatangan tim dari BBPOM membuat kaget para pedagang.

"Kita sengaja datang ke Palembang, di mana Badan POM ikut mendukung serta menjaga jaminan untuk keamanan pangan, baik yang akan dikonsumsi oleh para atlet dari berbagai negara tentunya. Di sini kita menjaga tidak hanya pangan yang langsung dimakan tapi juga jajanan yang ada di sekitar," jelasnya, Rabu (11/7).

Penny mengatakan, para atlet yang berasal dari luar negeri diyakininya akan mencoba untuk mencicipi jajanan-jajanan di Kota Palembang.

"Mereka kan pasti sangat ingin tahu jajanan tradisional kuliner setempat. Tentunya kita harus menjaga, dan sudah dikoordinasikan dengan Provinsi," ujarnya.

Beberapa bulan sebelumnya dilakukan pemeriksaan oleh Badan POM melalui Balai BPOM Palembang dalam bentuk sampling,  dan sudah ditindak para pelanggar.

"Alhamdulillah, dari 15 persen saat ini telah turun menjadi 4 persen, dan harapan kita menjadi 0 persen. Di sini kita berkomitmen dan memastikan makanan akan terjamin dari aspek keamanannya, di mana kita bersama dinas-dinas terkait saling berinteraksi dan bekerja sama saling membahu dengan pembagian tugas yang sudah jelas," tandasnya.

Pada kegiatan tersebut, Kepala Badan POM RI juga sempat memberikan celemek dan sarung tangan kepada pelaku usaha sebagai simbolis terkait kehigienisan pangan.

Sementara Kepala Balai BPOM Palembang Dewi Prawitasari mengatakan, pemberian stikerisasi pangan aman ini dilakukan, agar masyarakat lebih aman saat mengonsumsi makanan. Terutama pempek-pempek makanan khas yang sudah terkenal.

Ada 270 pedagang dan 47 restoran yang menjadi target Balai BPOM Palembang untuk distikerisasi menjelang Asian Games ini,” kata Dewi.

Pemeriksaan sendiri, lanjut Dewi, dilakukan dengan menggunakan Test Kit Formalin, Borax, Rhodamin B dan Methanil Yellow.

Stikerisasi ini akan terus dilanjutkan ke seluruh sarana yang sudah dipetakan,” ujarnya.

Dewi mengungkapkan, selain memeriksa zat kimia berbahaya pada pangan, juga akan dilihat kebersihan makanan.

Tidak boleh ada rambut, staples, atau batu dalam makanan. Kita terus lakukan pemantauan meskipun sudah dipasang stiker. Nah, kalau nanti ditemukan ada yang berbahaya, stikernya akan dibuka,” bebernya.

Bagi yang belum mendapat stiker, sambung Dewi, bisa mengajukan stikerisasi ke BPOM Palembang.

Setiap seminggu sekali kita lakukan stikerisasi. Kami harapkan Juli ini sudah selesai,” katanya. [ida]



Komentar Pembaca
Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

Pawai Obor Keliling Kota Sekayu

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 23:33:00

Tolak Hasil Pilkada

Tolak Hasil Pilkada

KAMIS, 28 JUNI 2018 , 22:45:00

Berikan Pernyataan Perdana

Berikan Pernyataan Perdana

RABU, 27 JUNI 2018 , 23:22:00